Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Industri Kriya Indonesia Masuk Era Teknologi, Ini yang Disiapkan INACRAFT 2026
Advertisement . Scroll to see content

Lebih dari 1.600 Peserta dari 42 Negara Ramaikan Pameran Industri di Jakarta

Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:08 WIB
  • author Thomas Manggala
Lebih dari 1.600 Peserta dari 42 Negara Ramaikan Pameran Industri di Jakarta
Pertumbuhan industri kemasan pada akhirnya akan bergantung pada kemampuan pelaku usaha merespons perubahan permintaan. Foto ilustrasi

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Industri kemasan nasional diproyeksikan tumbuh 5–6 persen sepanjang 2026, seiring meningkatnya kebutuhan pengemasan dari sektor perdagangan elektronik atau e-commerce dan program penyediaan pangan nasional. Kondisi ini mendorong pelaku industri memperkuat kapasitas produksi, efisiensi, dan inovasi teknologi.

Indonesian Packaging Federation (IPF) menilai perkembangan pasar tersebut membuka peluang bagi industri pengemasan untuk meningkatkan daya saing. Namun, inovasi material, digitalisasi, efisiensi sumber daya, dan keberlanjutan tetap menjadi tantangan yang perlu diatasi pelaku usaha.

Business Development Director IPF Ariana Susanti mengatakan, kolaborasi antar-pemangku kepentingan diperlukan untuk menjawab perubahan kebutuhan pasar sekaligus mendorong industri yang lebih kompetitif.

“Kolaborasi antar pemangku kepentingan, inovasi material, efisiensi sumber daya, digitalisasi, dan teknologi baru menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing industri sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan,” ujar Ariana, Minggu (18/10/2026).

Di tengah prospek tersebut, pameran industri pengemasan dan pengolahan ALLPack Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Ajang ini memasuki penyelenggaraan ke-25 dengan melibatkan lebih dari 1.600 peserta dari 42 negara, termasuk 10 pelaku industri kecil dan menengah (IKM).

CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan jumlah peserta pameran tahun ini meningkat 15 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Pameran tersebut juga diproyeksikan menarik lebih dari 90.000 pengunjung bisnis dari lebih dari 30 negara.

“ALLPack Indonesia 2026 mencatat pertumbuhan jumlah peserta pameran sebesar 15 persen, mencerminkan kepercayaan industri terhadap pasar pengolahan dan pengemasan di Indonesia,” kata Daud.

Selain menampilkan teknologi pengemasan, kegiatan ini mencakup sektor pengolahan pangan, plastik, minuman, farmasi, rantai dingin, hingga logistik. Lebih dari 55 seminar dan diskusi serta sejumlah program penjajakan bisnis juga dijadwalkan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra.

Pertumbuhan industri kemasan pada akhirnya akan bergantung pada kemampuan pelaku usaha merespons perubahan permintaan, meningkatkan efisiensi produksi, serta memenuhi kebutuhan pasar yang semakin memperhatikan aspek lingkungan. Penguatan teknologi dan kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing industri nasional.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut