Korban Ledakan di Pasar Cimanggis Minta Ganti Rugi, Ini Solusi Pemkot Tangsel
CIPUTAT, iNewsTangsel – Korban ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), meminta kepastian ganti rugi atas kerusakan barang dagangan dan peralatan usaha, Selasa (20/10/2026).
Pemkot Tangsel berupaya memfasilitasi komunikasi dengan pihak terkait serta membantu pedagang mencari lokasi berjualan alternatif.
Salah satu pemilik usaha terdampak, Dinda (32), menaksir kerugian akibat ledakan pada Rabu (14/10/2026) mencapai Rp1 miliar. Kerugian tersebut meliputi rak penyimpanan, barang dagangan, kendaraan, hingga peralatan kantor.
“Rak-rak kami saja nilainya ratusan juta rupiah. Saya memperkirakan kerugian sedikitnya Rp1 miliar,” ujar Dinda kepada iNewsTangsel.
Dia mengatakan, nilai kerugian tersebut masih bersifat sementara karena pendataan barang yang rusak belum sepenuhnya selesai. Selain menghambat aktivitas usaha, kejadian itu juga berdampak terhadap belasan karyawan.
Dinda berharap ada kejelasan mengenai ganti rugi agar usahanya bisa kembali beroperasi. Dia juga meminta kepastian terkait sisa masa sewa ruko yang dijadwalkan berakhir pada November 2027.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pemerintah akan membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan pedagang terdampak, termasuk mencarikan lokasi alternatif bagi mereka yang ingin pindah.
“Nanti kita akan carikan solusi. Bagi pedagang yang ingin pindah lokasi akan kita bantu mencarikan solusi, supaya para pedagang yang menjadi korban terdampak bisa kembali berdagang pascaledakan,” ujar Pilar Saga Ichsan.
Meski demikian, Pemkot Tangsel belum memastikan pemberian ganti rugi atas kerusakan barang dagangan dan peralatan usaha.
Mekanisme kompensasi serta pihak yang bertanggung jawab atas kerugian tersebut masih memerlukan kejelasan lebih lanjut.
Para pedagang berharap pihak terkait segera memberikan kepastian agar kerugian yang mereka alami dapat ditangani dan aktivitas usaha kembali berjalan. Mereka juga membutuhkan solusi konkret untuk memulihkan usaha setelah terdampak ledakan tersebut.
Editor: Doni Marhendro