Mahasiswa Indonesia Bisa Kuliah di China Lewat Program Joint Degree, Ini Syaratnya
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Peluang meraih dua gelar sarjana melalui pendidikan lintas negara menjadi alternatif bagi mahasiswa Indonesia untuk memperluas kompetensi akademik dan menghadapi persaingan kerja global. Skema ini menggabungkan pembelajaran di dalam negeri dengan pengalaman studi langsung di luar negeri.
Salah satu program yang ditawarkan menggunakan skema 2+2, yakni dua tahun kuliah di Indonesia dan dua tahun berikutnya di China. Mahasiswa yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh gelar sarjana dari dua universitas setelah menyelesaikan seluruh ketentuan akademik.
Program tersebut juga mengintegrasikan pembelajaran bahasa Mandarin, pemahaman lintas budaya, dan bisnis internasional. Kombinasi kompetensi ini dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja, terutama di tengah berkembangnya hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China.
Program Joint Degree Global Business Chinese yang diluncurkan pada 21 Oktober 2026 merupakan hasil kerja sama BINUS University dengan South China University of Technology (SCUT), Guangzhou, China.
Melalui program ini, mahasiswa berkesempatan meraih gelar Sarjana Sastra (S.S.) dari BINUS University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari SCUT. Pada dua tahun pertama, mahasiswa mempelajari bahasa Mandarin, budaya, serta dasar-dasar bisnis internasional di Indonesia sebelum melanjutkan studi di China.
Editor: Hasiholan Siahaan