Satu Lagi Korban Meninggal Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Bertambah
CIPUTAT, iNewsTangsel – Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali bertambah.
Andri Rachmanto, korban yang mengalami luka bakar lebih dari 82 persen, dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Tarakan, Jakarta.
Andri sebelumnya sempat dirawat di RSU Kota Tangerang Selatan sebelum dirujuk ke RS Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Informasi meninggalnya Andri beredar di grup wartawan. Dalam pesan tersebut disebutkan, Andri meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026) pukul 22.22 WIB di RS Tarakan, Jakarta.
“Korban ledakan Pasar Cimanggis yang dirawat di RS Tarakan Jakarta meninggal. Tanggal 27/10 pukul 22.22 WIB di RS Tarakan Jakarta,” demikian informasi yang beredar.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Shodiq, membenarkan telah menerima kabar tersebut. Namun, pihaknya masih perlu melakukan koordinasi untuk memastikan informasi lebih lanjut.
“Iya, saya sudah mendapatkan kabar. Tapi sabar dulu ya untuk update, kami harus koordinasi. Mohon sabar,” ujar Bambang saat dikonfirmasi wartawan.
Dengan meninggalnya Andri, jumlah korban jiwa dalam peristiwa ledakan yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) tersebut bertambah menjadi tiga orang, berdasarkan informasi yang tersedia.
Sebelumnya, dua korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Riko Eka Putra dan Achmad Tri Prasetyo. Riko diketahui merupakan pekerja di sekitar lokasi kejadian, sedangkan Achmad merupakan pemilik ruko yang terdampak ledakan.
Sementara itu, belasan korban lainnya mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSU Kota Tangerang Selatan, RS Sari Asih Ciputat, dan RS Fatmawati.
Ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di kawasan Pasar Cimanggis.
Sebelumnya, polisi menyatakan ledakan tersebut bukan berasal dari bom. Petugas menemukan tabung gas etilen yang biasa digunakan dalam proses pematangan buah di lokasi kejadian.
Meski demikian, penyebab pasti ledakan masih perlu mengacu pada hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik pihak berwenang.
Editor: Doni Marhendro