Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Blackmores Dukung Asi Berkualitas Untuk Sehatnya Bunda dan Sikecil
Advertisement . Scroll to see content

Inovasi Teknologi Parenting, Pompa ASI Handsfree Kini Bisa Dikontrol Lewat Aplikasi

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB
  • author Elva
Inovasi Teknologi Parenting, Pompa ASI Handsfree Kini Bisa Dikontrol Lewat Aplikasi
 Perkembangan teknologi perangkat pintar semakin menyasar kebutuhan spesifik pengguna, mulai dari menunjang mobilitas sehari-hari hingga membantu ibu menjalani proses menyusui. Foto Elva

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perkembangan teknologi perangkat pintar semakin menyasar kebutuhan spesifik pengguna, mulai dari menunjang mobilitas sehari-hari hingga membantu ibu menjalani proses menyusui. Inovasi tersebut terlihat dari pengembangan pompa ASI pintar yang mengintegrasikan pengaturan melalui aplikasi dengan menggabungkan stimulasi getaran, pengaturan suhu, dan kontrol digital serta baterai portabel.

‎"Integrasi tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan pengoperasian perangkat sekaligus mendukung aktivitas memerah ASI di rumah maupun saat bepergian. Salah satu perangkat itu adalah eufy Wearable Breast Pump S2 Pro, " kata Brand Manager Baby & Appliances Anker Innovations Indonesia, Nanda Yusnita, di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

‎Ia menjelaskan, pompa ASI handsfree ini dilengkapi teknologi VibraPump untuk stimulasi melalui getaran dan HeatFlow 2.0 yang menyediakan fitur penghangat. Untuk itu, perangkat tersebut dikembangkan untuk membantu ibu menyusui menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih fleksibel.

‎"Dalam pengembangannya, kami melibatkan lebih dari 1.000 ibu untuk memperoleh masukan terkait kebutuhan penggunaan pompa ASI," imbuh Nanda.

‎Ia menerangkan, perangkat ini memiliki dua fitur utama yang dirancang untuk bekerja secara bersamaan selama proses pemerahan. VibraPump menyediakan lima mode stimulasi melalui getaran. Sementara itu, HeatFlow 2.0 menghadirkan teknologi penghangat 360 derajat dengan tujuh tingkat pengaturan suhu.

‎"Kombinasi keduanya dirancang untuk memberikan stimulasi dan sensasi hangat selama penggunaan. Pengaturan tersebut dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna," ujarnya.

‎Menurut Nanda, kombinasi teknologi itu mampu meningkatkan volume ASI hingga 35 persen dan mempercepat proses pemerahan hingga 30 persen. Namun, angka tersebut merupakan klaim perusahaan yang perlu dinilai berdasarkan metodologi pengujian, jumlah peserta, dan kondisi penggunaan.

‎"Hasilnya tidak dapat dianggap sama untuk setiap ibu menyusui," ucapnya.

‎Fitur lain yang ditawarkan adalah Smart Pumping System 2.0, yang mengintegrasikan pompa ASI dengan aplikasi smartphone. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengatur ritme pemerahan dan memantau kondisi wadah ASI, termasuk menerima informasi ketika wadah penuh.

‎"Pengaturan melalui aplikasi memberikan alternatif selain kontrol langsung pada perangkat. Integrasi ini juga memperlihatkan penerapan teknologi digital pada peralatan perawatan personal, sehingga sejumlah fungsi dapat dikendalikan melalui satu antarmuka," katanya.

‎Ia mengungkapkan, pompa ASI ini turut menggunakan desain transparan 360 derajat dan lampu pemandu posisi. Desain tersebut membantu pengguna melihat posisi perangkat saat dipasang, sehingga penempatan dapat diperiksa selama persiapan penggunaan.

‎"Sebagai perangkat handsfree, pompa dirancang agar dapat digunakan tanpa harus terus-menerus dipegang. Meski begitu, kenyamanan dan efektivitasnya tetap bergantung pada kecocokan perangkat, posisi pemasangan, serta cara penggunaan," lapar Nanda.

‎Ia menambahkan, untuk menunjang penggunaan di luar rumah, perangkat ini dilengkapi charging case magnetik nirkabel. Daya pada wadah tersebut dapat mendukung penggunaan hingga tujuh hari. Fitur ini ditujukan bagi ibu yang memiliki mobilitas tinggi, termasuk para ibu yang bekerja atau sering bepergian.

‎"Dengan wadah pengisian daya, pengguna dapat membawa perangkat sekaligus mengisi ulang daya sesuai kebutuhan. Namun, durasi pemakaian aktual bergantung pada frekuensi pemerahan, mode stimulasi, pengaturan suhu, dan kondisi baterai. Karena itu, klaim daya tahan hingga tujuh hari perlu dipahami sesuai skenario penggunaan yang ditetapkan produsen," terangnya.

Editor: Elva Setyaningrum

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut