Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Rawa Buntu Serpong Terapkan Uji Coba U-Turn, Ini Dua Lokasinya
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pembakaran Sampah Depan Balai Kota Tangsel Berbuntut Panjang, Pemkot Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 04 November 2026 | 11:02 WIB
  • author Doni Marhendro
Kasus Pembakaran Sampah Depan Balai Kota Tangsel Berbuntut Panjang, Pemkot Minta Polisi Usut Tuntas
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saha Ichsan. Foto: Istimewa.

CIPUTAT, iNewsTangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggandeng kepolisian untuk mengusut dugaan kesengajaan dalam kasus kebakaran sampah liar di lahan kosong tepat di seberang Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Rabu (4/11/2026).

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres setempat untuk mengungkap pihak yang diduga melakukan pembakaran sekaligus pembuangan sampah ilegal di lokasi tersebut.

"Kami berkoordinasi dengan Polres setempat untuk membantu mengusut siapa pelaku yang melakukan pembakaran itu. Di mana pun namanya membuang sampah ilegal dan membakar sembarangan itu tidak diperbolehkan," kata Pilar di Tangerang, Selasa.

Menurutnya, pembakaran sampah di kawasan tersebut sangat membahayakan keselamatan umum karena lokasinya berdekatan dengan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pilar juga telah menginstruksikan Satpol PP, tenaga ahli wali kota, dan Lurah Serua untuk menelusuri pihak yang diduga terlibat agar dapat diproses sesuai hukum.

"Pokok penanganannya bukan sekadar menutup akses lahan milik orang lain, tetapi menindak tegas kegiatan pembuangan sampah ilegalnya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, Omay Komarudin, memastikan api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya hingga malam hari.

Sebagai langkah pencegahan, Satpol PP diminta menyelidiki penyebab kebakaran. Sedangkan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) mengerahkan ekskavator untuk mengeruk tanah di akses masuk lahan.

Pengerukan dilakukan untuk membuat saluran air memanjang (long storage) sekaligus menghalangi kendaraan roda empat yang kerap digunakan untuk membuang sampah ilegal.

Omay menyebut kebakaran di lahan kosong seberang Puspemkot Tangsel bukan pertama kali terjadi. Insiden serupa sebelumnya pernah terjadi pada pertengahan Januari 2026.

Editor: Doni Marhendro

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut