Film horor "Pabrik Gula" yang disutradarai oleh Awi Suryadi, mengangkat tradisi Manten Tebu sebagai latar belakang cerita. Film ini mengisahkan tentang Wati, seorang wanita yang menyusul tunangannya bekerja di sebuah pabrik gula dan mengalami kejadian-kejadian mistis.
Kejadian mistis mulai terjadi, ketika salah satu pekerja yaitu Endah melihat hal yang ganjil di pabrik gula tersebut. Film ini di tulis oleh Lele Laila.
Film ini diadaptasi dari kisah yang di tulis oleh akun media sosial SimpleMan, dan menjadi film ketiga setelah KKN di Desa Penari, dan Badarawuhi di Desa Penari. Film ini memiliki unsur horor yang kuat, dengan adanya peraturan jam malam, yaitu jam kuning dan jam merah. Yang memiliki konsekuensi tersendiri apabila di langgar.
Tradisi Manten Tebu bukan hanya ritual, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat Jawa. Film "Pabrik Gula" diharapkan dapat memperkenalkan tradisi ini kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus menyajikan kisah horor yang menegangkan. Film ini tayang di bioskop untuk menemani musim liburan.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait