Perdana Main Film Layar Lebar, Seluruh Pemain Coba Imbangi Spontanitas Bunda Corla

Thomas Manggala
Pemain film Mertua Ngeri Kali berpose bersama selepaa jumpa pers di XXI Epicentrum, Kuningan, Kamis (27/11/2025) malam

JAKARTA,iNewsTangsel.id-Aktris yang juga konten kreator Bunda Corla membintangi film Mertua Ngeri Kali besutan Im-a-gin-e. Dalam film garapan sutradara Key Simangunsong ini, Bunda Corla berperan sebagai mertua bernama Donda. Hal paling menarik perhatian publik dan menjadikannya unik ialah fakta bahwa Mertua Ngeri Kali adalah debut layar lebar pertama bagi Bunda Corla di industri film. 

Publik figur yang dikenal luas dari media sosial ini mengambil peran sebagai Donda, sosok mertua yang mengerikan namun dicintai. Peran ini tampaknya dirancang secara khusus untuk memanfaatkan dan menonjolkan ciri khas Bunda Corla, termasuk gaya bicara yang spontan dan ekspresif. 

Kehadiran Bunda Corla ini membawa energi komedi yang segar dan berbeda, menjadikan dirinya sebagai motor penggerak utama dalam setiap konflik komedi dan sentimen emosional keluarga di dalam alur cerita.

Bunda Corla pun mengungkapkan bahwa dia begitu senang membintangi film Mertua Ngeri Kali karena menurutnya film tersebut cukup seru dan memberikan ruang baginya untuk berekspresi maupun bereksplorasi dalam akting tanpa tersekat oleh script film.

Perempuan kelahiran Medan, 4 Juli 1974 ini mengaku ketika pertama kali dirinya ditawari membintangi film tersebut mengaku dirinya menjelaskan tim produksi mengenai kekurangannya dalam menghafal.

“Aduh ya ampun sayang, Bunda tuh senang sekali ya bisa main film di sini. Ini film pertama jadi main cast (pemeran utama) Bunda tuh orangnya enggak bisa menghafal. Banyak bahasa Indonesia yang bunda enggak ngerti. Baca komen saja kadang mesti pelan-pelan,” ujar saat Gala Premiere Mertua Ngeri Kali, Kamis (27/11/2025) di Epicentrum, Jakarta.

Lebih lanjut, Bunda Corla dalam melakukan sejumlah adegan yang dengan hasil improvisasinya di lokasi syuting dan respons sutradara dan para pemain lain sangat membantunya.

"Pertama kali menerima tawaran itu lagi bengong abis ngelive lalu ada telpon ivan tawarin main film kirain bercanda dan asisten Ivan hubungi bunda dan aku terima kasih dengan sutradara kasih kebebasan buat Bunda, dia mengerti karakter Bunda di lapangan. Semua para lawan main sudah tahu bagaimana kekurangan Bunda, banyak hal-hal,” ucapnya. 

Pemilik nama lengkap Cynthia Corla Pricillia ini mengaku mengalami kendala atau juga tantangan saat proses syuting dimana dia harus menunggangi kuda asli dan berjalan dijalan raya yang tentu membuatnya was was apabila kuda tersebut hilang kontrol dan membahayakan dirinya dan pengguna jalanan serta tantangan dari lawan main yang sudah punya jam terbang di industri film tanah air.

“Paling susah itu naik kuda karena dia binatang bunda susah diatur sempat emosi disitu sudah naik kuda badan panas kayak naik punggung orang masalah kuda lari gak bisa dihentikan apalagi kalo lari masuk jalan tol dan jalannya lawan arah, Kedua sama Naysilla yang harus nangis karena kehilangan anaknya raja tapi dia malah kasi video lucu jadi kebawa keinget yang sempet susah fokus akting,”ungkapnya tersenyum.

Keterlibatan Bunda Corla, yang dikenal dengan gaya live media sosialnya yang spontan dan tanpa filter, dalam film drama komedi Mertua Ngeri Kali ini membawa tantangan unik bagi para pemain profesional seperti Naysila Mirdad, Dimas Anggara, Sophie Navita dan Bonar Manalu. 

Alhasil,semua aktor ikut berbagi pengalaman bagaimana seluruh kru dan pemain harus beradaptasi total untuk mengimbangi improvisasi atau hal spontan yang dilakukan oleh sang 'Mama Donda'.

Naysila Mirdad, yang berperan sebagai menantu Andara, mengakui bahwa bekerjasama dengan Bunda Corla harus membutuhkan penyesuaian besar. "Kita itu harus menerima orang, apalagi ketika menjadi rekan kerja, lengkap dengan karakter dan latar belakangnya," ujar Naysila.

Sophie Navita, pemeran Rembulan, menambahkan bahwa pengalaman Bunda Corla di layar besar yang minim menuntut seluruh tim untuk bekerja ekstra. "Ketika awal-awal, mungkin beliau juga kaget kok harus ada take yang diulang-ulang. Dia yang punya skrip di kepalanya sendiri," ungkapnya.

Para pemain pun mengungkap, film ini tidak hanya menjual kelucuan Bunda Corla, tetapi juga menyentil isu penting soal dinamika dan problema keluarga dan keberanian untuk bersuara terutama untuk para menantu kepada mertuanya.

Menurut Sophie Navita, salah satu pesan utama film ini adalah untuk menyadarkan penonton bahwa tidak ada keluarga yang sempurna. Setiap keluarga, menurutnya, pasti punya keributan dan masalahnya masing-masing.

"Enggak ada keluarga sempurna. Jadi mau seperti apapun keluargamu berantakannya kayak apa, itu kamu tidak bisa memilih.l Memang kita ditaruh di situ untuk bertumbuh," kata istri musisi Pongki Barata ini menyambung. 

Selain itu, film ini juga turut menyoroti betapa pentingnya keberanian untuk bicara, terutama bagi mereka yang merasa tertekan menjalani sebuah hubungan. Pesan ini direpresentasikan melalui karakter Andara, yang diperankan oleh Naysilla Mirdad, sebagai menantu yang terus-menerus mendapat cobaan dan tudingan negatif dari ibu mertuanya.

"Berani untuk speak up sebelum masalah menjadi terlalu menggulung," imbuh Sophie, merujuk pada pelajaran yang bisa diambil dari karakter Andara.

Produser Nisha Samtani berbagi cerita seru dari balik layar, memuji peran Bunda Corla yang tak tergantikan. "Proyek ini adalah salah satu produksi paling seru yang pernah saya kerjakan. Energi pemain luar biasa, dan Bunda Corla membawa nuansa yang sangat menyegarkan ke dalam set.

"Saya tidak sabar penonton melihat sendiri bagaimana Bunda 'meledak sebagai Donda," ungkap Nisha Samtani.

Sutradara Key Mangunsong menekankan bahwa meskipun film ini dikemas dengan komedi yang kuat, di baliknya terdapat kisah keluarga yang sangat dekat dengan realitas banyak pasangan muda. 

Dia ingin menghadirkan komedi yang hidup, tapi juga cerita yang menyentuh. Banyak pasangan muda menghadapi tuntutan untuk terlihat seperti 'istri sempurna' atau 'suami sempurna. 

“Tekanan dari keluarga, ekspektasi, dan dinamika generasi menjadi hal yang sangat nyata. Itu yang ingin saya tonjolkan di balik kelucuan film ini  meski awal berpikir mau cari orang ibu yang marah tapi semua jadi ketawa, meski dia hanya pernah main sinetron hanya beberapa episode tapi yakin dia meski dia gak nisa hafalin script dan bunda Corla cocok dan bisa perankan Donda," jelas Key Mangunsong.

Mertua Ngeri Kali" adalah drama komedi keluarga yang berpusat pada dinamika rumah tangga Andara (Naysila Mirdad), seorang perempuan karier (penulis skenario), dan suaminya, Raja (Dimas Anggara).

Film Mertua Ngeri Kali akan menjanjikan tontonan yang tidak hanya lucu dan tertawa, tetapi juga menyentuh, dengan pesan bahwa penonton akan pulang dengan "perasaan memaafkan yang besar sehingga tentu akan merasakan kehangatan yang membuat rindu pada keluarga di rumah.

Film yang di produseri oleh Chetan A. Samtani, Nisha A. Samtani, Sutradara Key Mangunsong, serta seluruh bintang utama film yakni Bunda Corla, Dimas Anggara, Naysilla Mirdad, Gita Bhebhita, Sophie Navita, Siti Fauziah, Farrell Rafisqy, dan Bonar Manalu ini akan tayang 11 Desember 2025.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network