Pameran 'Mandala' Angkat Warisan Seni Made Wianta

Elva
Sejumlah pengunjung menikmati karya seni rupa seri “Mandala” karya Made Wianta yang dipamerkan di Nusa Dua. Foto Ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pameran seni bertajuk “Gallery of Art: Wianta & Legacy” resmi dibuka di kawasan Nusa Dua, Bali, pada akhir Januari lalu. Pameran ini menampilkan seri karya Mandala milik mendiang Made Wianta, seniman besar asal Tabanan yang dikenal sebagai pelopor seni rupa kontemporer Bali.

Untuk pertama kalinya, karya-karya tersebut  dipamerkan secara tunggal dan lengkap kepada publik. Sebanyak 11 lukisan yang dipajang menggambarkan eksplorasi Made Wianta terhadap konsep kosmologi Bali Pangider-ider yang diterjemahkan ke dalam bentuk geometris modern.

Dalam seri ini, Made Wianta menafsirkan mandala bukan hanya sebagai simbol religius, melainkan sebagai gambaran keseimbangan antara alam semesta dan kehidupan manusia. Unsur garis, titik, ruang, serta bentuk melingkar menjadi bahasa visual utama yang merefleksikan harmoni gunung, laut, dan ruang batin.

“Pentingnya menjaga dan memperkenalkan kembali warisan seni Made Wianta kepada generasi muda,” tegas Intan Kirana Wianta, istri almarhum Made Wianta, Kamis (5/2/2026). 

Sementara itu, General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet menambahkan, pihaknya merasa sangat terhormat dapat menampilkan karya warisan Made Wianta. 

“Apalagi, terlebih karena ini adalah pertama kalinya dalam sejarah kariernya yang panjang, seri Mandala secara lengkap dapat dipresentasikan kepada publik," ujarnya.

Dia menegaskan, pelestarian budaya sudah menjadi bagian dari jati diri perusahaannya. Seiring dengan semakin banyaknya wisatawan mancanegara yang cerdas, kami percaya bahwa memperkenalkan dan mengintegrasikan warisan seni Indonesia ke dalam pengalaman para tamu adalah tanggung jawabnya. 

Pameran ini merupakan sebuah pencapaian bersejarah, tapi juga membuka kesempatan para tamu untuk dapat menikmati keahlian seni Indonesia yang belum pernah dihadirkan di hotel mana pun,” kata dia. 

Diketahui, Made Wianta (1949–2020) merupakan tokoh penting yang membawa seni rupa Bali melangkah ke arah modern tanpa meninggalkan akar tradisi. Pengalamannya menimba wawasan seni di Eropa pada era 1970-an memperkaya pendekatan artistiknya, yang memadukan pengaruh Barat dengan nilai-nilai lokal, seperti seni wayang dan musik karawitan Bali. Namanya tercatat pernah mewakili Indonesia di ajang Venice Biennale 2003.

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network