JAKARTA, iNewsTangsel.id - Laju transformasi digital di kawasan perkotaan menuntut model distribusi layanan yang semakin cepat, fleksibel, dan dekat dengan pengguna. Perubahan perilaku masyarakat yang mengandalkan akses daring untuk komunikasi dan transaksi mendorong penyedia layanan menata ulang jaringan distribusi agar lebih responsif terhadap kebutuhan lapangan.
Di tengah percepatan itu, skema distribusi berbasis mobilitas melalui Sepeda Listrik Outlet Keliling (Oling) penting dilakukan. Oling dirancang untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus menyesuaikan pola distribusi dengan dinamika akses digital yang terus bergerak. Penyerahan unit Oling kepada mitra outlet di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Seremoni dihadiri Swandi Tjia, EVP-Head of Circle Jakarta Raya Indosat, dan Shatya Framudia, SVP-Head of Region Inner Jakarta Indosat. Program ini menempatkan mitra lokal sebagai simpul distribusi bergerak yang dapat menjangkau pengguna secara langsung di berbagai titik aktivitas warga.
Pendekatan distribusi bergerak dinilai menjadi respons atas kebutuhan layanan yang tidak lagi terpusat pada gerai statis. "Dengan kendaraan listrik, mitra dapat menjangkau area padat aktivitas dan mempercepat penyediaan layanan dasar telekomunikasi, sekaligus menekan hambatan akses di wilayah perkotaan yang dinamis," tegas Swandi Tjia.
Sedangkan Shatya Framudia menyatakan penguatan jaringan mitra melalui skema distribusi adaptif menjadi bagian dari penyesuaian industri terhadap percepatan digitalisasi. "Model ini menekankan efisiensi jangkauan layanan dan perubahan pola interaksi antara penyedia layanan dan pengguna, seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas yang cepat dan merata,"ujarnya.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
