JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kinerja industri perdagangan berjangka komoditi (PBK) menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan. Data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat nilai transaksi sepanjang Januari–November 2025 mencapai Rp42.867 triliun, atau tumbuh 49,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, volume transaksi PBK tercatat mencapai 14,56 juta lot atau meningkat 12 persen secara tahunan. Dari total nilai transaksi tersebut, kontrak berjangka berbasis komoditi mendominasi dengan kontribusi sebesar 89,48 persen, mencerminkan tingginya minat pasar terhadap instrumen ini.
Di tengah pertumbuhan industri tersebut, PT KVB Futures Indonesia memanfaatkan momentum tahun pertamanya dengan memperkuat strategi loyalitas nasabah. Perusahaan meluncurkan Loyalty Program yang memberikan penghargaan kepada nasabah berdasarkan aktivitas transaksi, dengan poin yang dapat ditukar menjadi berbagai hadiah seperti perjalanan internasional, sepeda motor, emas, hingga perangkat elektronik.
President Director KVB Futures, Tonny Fong, menyatakan bahwa pendekatan berbasis nasabah menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga kepercayaan dan meningkatkan keterlibatan jangka panjang. “Kami ingin memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah melalui setiap transaksi yang mereka lakukan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Sejalan dengan itu, KVB Futures juga mencatatkan kinerja positif dengan meraih peringkat “A++” dari Bappebti untuk periode Oktober–Desember 2025. Pencapaian ini menjadi indikator komitmen perusahaan terhadap integritas dan kepatuhan regulasi di industri perdagangan berjangka.
Tak hanya berfokus pada bisnis, KVB Futures juga memperluas peran sosial melalui program CSR perdana bertajuk #BetterTogether di Yayasan Pondok Kasih Mandiri, Jakarta. Kegiatan ini meliputi penyaluran bantuan sosial serta aktivitas komunitas dalam rangka perayaan Paskah, sebagai bagian dari upaya membangun dampak positif yang berkelanjutan di masyarakat.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
