Taiwan Leisure Farm Fair 2026 Tawarkan Liburan Unik ala Pedesaan

Hasiholan
Wisatawan sekarang cenderung memilih perjalanan yang lebih santai, tidak terburu-buru, dan punya makna. Foto Holan

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pameran Taiwan Leisure Farm Fair 2026 yang digelar di Emporium Pluit Mall, Jakarta, menghadirkan pendekatan berbeda dalam memasarkan pariwisata, dengan menekankan pengalaman imersif berbasis pedesaan ketimbang sekadar kunjungan destinasi.

Mengusung tema “Farm Stay, Fun Stay”, ajang ini memperkenalkan konsep wisata yang memungkinkan pelancong tinggal langsung di area perkebunan, berinteraksi dengan budaya lokal, hingga mengikuti aktivitas keseharian masyarakat desa. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan pergeseran preferensi wisatawan Indonesia yang kini mengarah pada pengalaman autentik dan personal.

Wakil Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) di Indonesia, Trust Lin, mengatakan bahwa pasar Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata berbasis pengalaman.

“Wisatawan Indonesia saat ini tidak hanya mencari tempat, tetapi juga cerita dan pengalaman. Agrowisata Taiwan menawarkan keduanya dalam satu paket, mulai dari alam, budaya, hingga edukasi,” ujarnya di sela acara, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, strategi promosi tahun ini dirancang lebih terarah dengan melibatkan pelaku industri sejak awal, termasuk agen perjalanan dan kreator konten dari Indonesia. Langkah ini bertujuan agar paket wisata yang ditawarkan lebih relevan dengan kebutuhan pasar.

Ketua Taiwan Leisure Farm Development Association, dalam kesempatan terpisah, menambahkan bahwa konsep farm stay menjadi keunggulan karena memberikan nilai tambah yang tidak dimiliki wisata konvensional.

“Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tetapi ikut merasakan kehidupan di perkebunan, dari memetik buah hingga mengolah produk lokal. Ini adalah bentuk wisata berkelanjutan yang kami dorong,” jelasnya.

Pameran ini menghadirkan lebih dari 30 paket wisata yang dikembangkan bersama tujuh pengelola perkebunan Taiwan, maskapai penerbangan, dan agen perjalanan Indonesia. Pengunjung juga dapat mencoba langsung berbagai aktivitas khas, seperti kerajinan tangan berbasis bahan alami hingga mencicipi produk teh dan hasil perkebunan.

Selain itu, Taiwan juga mulai menyesuaikan layanan dengan kebutuhan wisatawan Muslim, termasuk penyediaan makanan halal dan fasilitas ramah Muslim di sejumlah lokasi agrowisata.

Melalui pendekatan berbasis pengalaman ini, Taiwan berharap dapat memperluas jangkauan pasar di Indonesia sekaligus memperkuat citra sebagai destinasi wisata alternatif di Asia yang menawarkan ketenangan, keberlanjutan, dan kedekatan dengan alam.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network