‎Dokter Hewan: Tak Hanya Praktis, Dry Food Punya Manfaat bagi Kesehatan Kucing

Elva
Ilustrasi seekor kucing lahap makan dry food. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNewsTangsel.id -Memberikan makanan yang tepat merupakan salah satu kunci menjaga kesehatan kucing peliharaan.  Selain rutin memeriksakan kesehatan ke dokter hewan, pemilik juga harus memberikan makanan yang dapat memengaruhi kesehatan gigi, pencernaan, hingga kualitas hidup anabul.

‎Salah satu jenis makanan yang banyak dipilih pemilik kucing adalah dry food atau makanan kering. Selain mudah disimpan dan disajikan, dry food juga memiliki sejumlah manfaat, apabila diberikan sesuai kebutuhan nutrisi kucing.

‎Dokter hewan asal Filipina, Athena Gaffud menjelaskan, dry food diproduksi melalui proses pengolahan khusus. Bahan-bahan kering dan basah dicampur menjadi adonan, kemudian diproses dengan perlakuan panas sebelum didinginkan dan dikemas.

‎"Proses tersebut menghasilkan makanan yang memiliki kadar air lebih rendah dibandingkan makanan basah (wet food), sehingga memiliki daya simpan yang lebih lama," katanya, Jumat (26/6/2026).

‎Menurutnya, selain praktis, dry food juga memiliki sejumlah manfaat. Kucing harus mengunyah makanan kering lebih lama dibandingkan makanan basah. Aktivitas mengunyah ini dapat membantu mengurangi penumpukan plak pada gigi, meski tidak sepenuhnya menggantikan perawatan gigi secara rutin.

‎"Makanan kering juga lebih tahan disimpan pada suhu ruangan selama masih berada dalam kondisi yang sesuai dan belum melewati masa kedaluwarsa. Hal ini membuat risiko makanan cepat rusak menjadi lebih rendah dibandingkan makanan basah yang harus segera dihabiskan," ungkapnya.

‎Meski demikian, ia mengingatkan, pemilik kucing tetap perlu memastikan kebutuhan cairan hewan peliharaan terpenuhi. Karena memiliki kandungan air yang rendah, kucing yang mengonsumsi dry food harus selalu memiliki akses terhadap air minum bersih agar terhindar dari risiko dehidrasi dan membantu menjaga kesehatan saluran kemih.

‎"Pemilihan jenis makanan juga sebaiknya disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, tingkat aktivitas, dan kebutuhan nutrisi masing-masing kucing. Bagi kucing dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan ginjal atau saluran kemih, konsultasi dengan dokter hewan diperlukan untuk menentukan pola makan yang paling sesuai," terangnya. 

‎Terkait makanan kucing, tambahnya, ada satu rekomendasi, yakni produk MR.VET, jenis T-Series. Produk dari Asia Tenggara ini secara resmi meraih penghargaan bergengsi Orange Dot Award (AS) 2026 untuk Kategori Bioteknologi.

‎"Produk ini berbeda dengan makanan kering konvensional. Karen dibuat dengan fondasi bioteknologi canggih, dengan inovasi teknologi Freeze-Drying. Ketika pemrosesan panas tinggi menggunakan dehidrasi suhu rendah. Proses "Retensi Bioaktif" ini mengunci nutrisi asli, memastikan protein, asam lemak, dan mikronutrien esensial tetap utuh untuk penyerapan optimal," paparnya.

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network