Transformasi Industri Perfilman, Platform Teknologi Ini Buka Akses Global bagi Sineas Indonesia

Aries
Industri perfilman Indonesia memasuki babak baru melalui platform berbasis blockchain dan AI. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Industri hiburan dan perfilman Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya inovasi berbasis teknologi yang membuka peluang lebih luas bagi para kreator lokal menembus pasar internasional. Platform teknologi ini hadir sebagai ekosistem berbasis blockchain dan kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengurangi hambatan pendanaan sekaligus mempercepat distribusi karya anak bangsa ke panggung dunia.

Platform Show hadir dengan menyasar generasi muda yang aktif di dunia digital melalui empat pilar utama, yakni Show Movie dengan konsep watch & earn, Show AI dan Marketplace untuk pengembangan konten berbasis AI, serta Show KIDS yang menghadirkan kekayaan intelektual (IP) animasi berakar pada budaya lokal. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat interaksi, transaksi, hingga inovasi dalam industri hiburan digital Indonesia.

CEO Show Token, Akshay Melwani, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar melalui kekayaan cerita yang layak dikenal dunia. Menurutnya, teknologi menjadi jembatan penting agar karya kreator lokal tidak lagi bergantung pada sistem distribusi konvensional.

"Indonesia memiliki kekayaan narasi yang luar biasa, namun sering kali langkah kita terhenti di pasar domestik karena keterbatasan infrastruktur global. Di Show, kami tidak menunggu pintu global terbuka untuk kami; kami membangun ekosistem digital baru di mana karya anak bangsa dapat langsung diakses, dimiliki, dan diapresiasi oleh dunia tanpa perantara," ujar Akshay Melwani di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Sebagai langkah awal, Show Token resmi terlibat sebagai Executive Producer dalam film horor Cerita Lila hasil kolaborasi dengan MVP Pictures. Film tersebut berhasil meraih sekitar 500 ribu penonton pada pekan pertama penayangannya dan akan dilanjutkan dengan dukungan terhadap film Sihir Tanah Kubur yang dijadwalkan tayang pada Juli 2026.

Tidak berhenti di situ, Show Token menargetkan pendanaan terhadap lebih dari 30 judul film horor dan drama sepanjang tahun 2026. Sejumlah rumah produksi seperti MVP Pictures, A&Z Production, hingga berbagai studio lokal dan internasional akan terlibat dalam pengembangan proyek tersebut.

Beberapa judul yang masuk dalam daftar dukungan antara lain Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Taboo, Siti Vampire, dan Sebelum Tiga Puluh. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri perfilman nasional sekaligus membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi sineas Indonesia.

Selain mendukung produksi film, Show juga menawarkan berbagai manfaat bagi para pemegang token dalam ekosistemnya. Mereka nantinya berkesempatan memperoleh hak pendanaan film (Decentralized Executive Producing), akses eksklusif di balik layar, hak suara dalam keputusan kreatif tertentu, hingga berbagai penghargaan berbasis kekayaan intelektual (IP).

COO Show, Joshua Khubani, menegaskan bahwa ekspansi perusahaan di Asia Tenggara merupakan strategi jangka panjang untuk membangun ekonomi kreatif digital yang lebih inklusif. "Target investasi seratus juta dolar kami di Asia Tenggara bukan sekadar tentang angka pertumbuhan, melainkan tentang membangun arsitektur baru bagi ekonomi kreatif digital. Kami memandang Indonesia bukan sebagai pasar konsumtif, melainkan sebagai episentrum talenta yang selama ini kekurangan likuiditas dan sistem distribusi yang efisien. Kami hadir untuk menyelesaikan inefisiensi itu," ujar Joshua.

Peluncuran Show pada 26 Juni 2026, di Jakarta diharapkan menjadi momentum lahirnya kolaborasi antara pemerintah, asosiasi perfilman, pelaku industri kreatif, dan komunitas teknologi. Sinergi tersebut diyakini mampu mendorong pemanfaatan blockchain dan AI secara optimal sehingga karya sineas, penulis, sutradara, hingga animator Indonesia semakin kompetitif dan mendapat apresiasi di pasar internasional.

Editor : Aris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network