Tangerang Jadi Pusat Inovasi AI, Robot Humanoid Mulai Dikembangkan

Denny Pohan
mBrace sebagai pusat kolaborasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Tangerang. Foto ist

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Pengembangan pusat riset kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Tangerang semakin menunjukkan tren positif dengan hadirnya berbagai inisiatif kolaboratif lintas sektor.

Salah satu yang terbaru adalah mBrace, sebuah AI Center of Excellence yang dirancang untuk mempercepat riset, inovasi, serta pengembangan talenta digital di Indonesia.

mBrace menjadi wadah strategis yang mempertemukan pelaku industri, akademisi, penyedia teknologi, hingga pemerintah dalam satu ekosistem terintegrasi. Platform ini tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga mendorong implementasi solusi AI yang berdampak langsung pada berbagai sektor.

Data e-Conomy SEA 2025 mencatat sekitar 80 persen pengguna internet di Tanah Air telah menggunakan AI setiap hari, dengan pertumbuhan bisnis aplikasi AI yang meningkat signifikan hingga 127 persen.

Pada tahap awal, mBrace difokuskan pada empat program utama, yakni Innovation & Research and Development (R&D), AI Technology Showcase, AI Knowledge Development, serta AI Business Matching sebagai fondasi pengembangan ekosistem AI. Digital Hub juga menggandeng mitra strategis untuk memperkuat ekosistem ini.

ASIX berperan dalam pengembangan riset AI dan technology showcase melalui implementasi robot humanoid, robot K9, dan drone untuk solusi smart city. Sementara itu, AWS Indonesia mendukung pengembangan talenta lewat edukasi cloud computing dan generative AI guna mempercepat kesiapan industri dan sumber daya manusia dalam mengadopsi teknologi AI.

CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menegaskan bahwa mBrace dirancang sebagai wadah kolaboratif lintas sektor untuk mempercepat inovasi dan pengembangan talenta. “Kami meluncurkan mBrace sebagai inisiatif strategis untuk mempertemukan berbagai pelaku ekosistem AI dalam mempercepat inovasi, pengembangan talenta, dan penerapan AI,” ujar Irawan di Tangerang, Kamis (16/7/2026).

Ia menambahkan, pengembangan AI tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan ekosistem kewirausahaan. Untuk itu, mBrace turut mendorong entrepreneurship readiness melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk UD Impact yang fokus pada pendidikan kewirausahaan berbasis AI.

Dalam memperkuat fondasi akademik, Monash University Indonesia berperan penting melalui kerja sama riset, pengembangan pendidikan tinggi, serta penciptaan talenta digital. Kolaborasi ini juga meningkatkan kredibilitas akademik mBrace sekaligus mendukung targetnya menjadi AI center of excellence di Indonesia.

Dari sisi infrastruktur, mBrace didukung teknologi mutakhir seperti jaringan fiber optik berkapasitas tinggi, implementasi Internet of Things (IoT), serta sistem keamanan dan monitoring kawasan berbasis digital. Selain itu, pengembangan layanan kota berbasis data turut meningkatkan efisiensi mobilitas dan kualitas layanan kawasan.

Pengembangan ini tidak terlepas dari dukungan kawasan kota mandiri seluas sekitar 6.000 hektare yang terus berkembang sebagai integrated smart digital city. Ekosistem yang dibangun mengintegrasikan hunian, bisnis, pendidikan, teknologi, hingga gaya hidup dalam satu kawasan terpadu, sehingga menciptakan lingkungan inovatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Dengan kolaborasi kuat antara industri dan akademisi serta dukungan infrastruktur digital yang matang, kehadiran mBrace diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi AI, memperkuat daya saing talenta Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di tingkat nasional.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network