JAKARTA, iNewsTangsel.id - Dunia sepak bola antar kampung atau tarkam yang selama ini identik dengan hiburan rakyat, diangkat ke layar lebar dengan pendekatan berbeda melalui film “Bapakmu Kiper”.
Lewat perilisan trailer dan poster, film produksi Entelekey Sinema Indonesia ini tidak hanya menghadirkan komedi olahraga, tetapi juga menyoroti realitas sosial di balik pertandingan tarkam, mulai dari ambisi pemain hingga dinamika ekonomi yang menyertainya.
Sutradara Ody C. Harahap menilai tarkam menyimpan banyak cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat. “Di balik pertandingan, ada persaingan, ada hiburan, bahkan fenomena unik seperti saweran untuk pemain yang mencetak gol,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, film ini tidak sekadar menampilkan pertandingan sepak bola, tetapi juga menggambarkan sisi lain yang jarang terekspos, termasuk tekanan, harapan, dan relasi sosial yang terbentuk di lingkungan kampung.
Di sisi lain, cerita berfokus pada hubungan ayah dan anak yang menjadi benang merah narasi. Tokoh Warto yang diperankan Fedy Nuril digambarkan sebagai sosok ayah sekaligus “penjaga gawang” dalam keluarga, yang berusaha memperbaiki hubungan dengan anaknya.
Fedy Nuril menyebut kekuatan film ini terletak pada kedekatan cerita dengan realitas masyarakat. “Tarkam itu sangat Indonesia, bukan hanya soal olahraga, tapi juga ada sisi sosial dan ekonominya yang bisa dirasakan banyak orang,” katanya.
Sementara itu, aktor muda Ali Fikry yang berperan sebagai Dino menambahkan bahwa konflik keluarga menjadi inti cerita yang memperkuat emosi film. “Ini bukan sekadar film bola, tapi tentang hubungan bapak dan anak yang penuh konflik dan harapan,” ujarnya.
Melalui perpaduan komedi, olahraga, dan drama keluarga, “Bapakmu Kiper” mencoba menghadirkan potret kehidupan masyarakat dari lapangan kampung ke layar lebar, sekaligus membuka ruang baru bagi cerita sepak bola akar rumput di industri film nasional.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
