Bukan Sekadar Film Seram, Aku Harus Mati Sindir Keras Fenomena Pinjol

Thomas Manggala
Film ini menghadirkan horor yang tidak hanya menegangkan secara visual, tetapi juga menyentil realitas sosial tentang tekanan hidup, gaya hidup semu, dan konsekuensi finansial yang kerap diabaikan. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Rumah produksi Rollink Action resmi memulai debutnya lewat film horor Aku Harus Mati yang dijadwalkan tayang pada 2 April 2026 di bioskop seluruh Indonesia.

Disutradarai Hestu Saputra, film ini tak hanya menghadirkan teror mistis, tetapi juga menyisipkan kritik sosial terkait fenomena pinjaman online (pinjol) dan obsesi terhadap gaya hidup instan di era digital.
“Di sosial media itu hampir kita melihat itu jadi hal yang biasa. Itu kemudian menjadi PR kita bersama untuk tidak ikut menormalisasikan itu,” ujar Hestu, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, Aku Harus Mati merupakan refleksi realitas yang kerap terjadi di masyarakat. “Film ini adalah refleksi dari fenomena ‘jual jiwa demi harta’. Teror sesungguhnya dimulai ketika manusia kehilangan kendali demi validasi,” tegasnya.

Executive Producer Irsan Yapto menambahkan, film ini lahir dari kegelisahan terhadap tekanan sosial di media sosial yang mendorong seseorang mencari jalan instan menuju kesuksesan.

“Di era modern, banyak orang merasa harus terlihat berhasil. Tekanan itu kadang membuat seseorang tergoda mencari cara instan,” kata Irsan.
Film ini dibintangi Hana Saraswati sebagai tokoh utama Mala, bersama Amara Sophie, Prasetya Agni, dan Mila Rosinta.

Menariknya, Amara Sophie mengaku mengalami kejadian mistis selama proses syuting. “Aku memang dari sebelum syuting ini gampang ‘ketempelan’,” ungkapnya.

Dengan mengangkat konsep “pesugihan modern”, film ini menghadirkan horor yang tidak hanya menegangkan secara visual, tetapi juga menyentil realitas sosial tentang tekanan hidup, gaya hidup semu, dan konsekuensi finansial yang kerap diabaikan.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network