Pilar menjelaskan bahwa pemilihan waktu pada malam hingga dini hari dilakukan secara sengaja demi menjaga kenyamanan serta mobilitas warga Tangsel.
“Kita lakukan pada malam sampai dini hari agar proses penanganannya lebih optimal dan tidak terlalu mengganggu mobilitas warga. Harapannya, sebelum aktivitas masyarakat kembali ramai pada pagi hari, endapan abu di ruas jalan sudah bisa kita kendalikan,” katanya.
Operasi ini melibatkan lintas sektor yang mencakup Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga DSDABMBK Tangsel. Penanganan juga diperkuat oleh dukungan dari Polres Tangerang Selatan, Kodim 0506/Tangerang, serta pihak pengembang kawasan.
Langkah konkret ini merupakan tindak lanjut langsung dari rapat evaluasi kegawatdaruratan yang digelar Pemkot Tangsel sebelumnya. Pemkot berencana melanjutkan penanganan ke kawasan lain secara berkelanjutan.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
