JAKARTA, iNewsTangsel - Kementerian Keuangan kembali melakukan penyegaran struktur organisasi dengan melantik 14 pejabat pimpinan tinggi pratama dan Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan. Perombakan jabatan ini untuk memaksimalkan tata kelola keuangan serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari penyempurnaan penempatan pejabat di lingkungan kementerian. Langkah penyempurnaan pengisian posisi penting tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kinerja instansi secara menyeluruh.
“Pada hari ini adalah pelantikan yang melanjutkan penyempurnaan dari penunjukan yang lalu,” kata Suahasil di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Selain perombakan di internal Kemenkeu, pelantikan pejabat Sekretariat KSSK ini juga dilakukan demi menyesuaikan amanat Undang-Undang P2SK. Pembentukan struktur anyar ini diperkuat melalui hadirnya Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.
“Ini adalah juga menuntaskan arahan dari Undang-Undang P2SK yang disesuaikan dengan struktur Kementerian Keuangan yang baru,” jelasnya.
Penyesuaian aturan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64 Tahun 2025 yang menetapkan posisi penting di Sekretariat KSSK. Berdasarkan regulasi tersebut, Dirjen SPSK secara otomatis mengemban mandat ex-officio sebagai Sekretaris KSSK.
“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan 64 tahun 2025, Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Dirjen SPSK menjabat sebagai ex-officio dari Sekretaris KSSK,” tuturnya.
Pelantikan jajaran pejabat eselon II ini dipimpin langsung oleh Menkeu, sedangkan posisi eselon III dan IV akan dilantik oleh pimpinan unit masing-masing. Suahasil meminta seluruh jajaran yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat menyelesaikan berbagai agenda krusial negara.
"Saya telah meminta kepada seluruh pejabat Kementerian Keuangan untuk sekarang bekerja menuntaskan, mengerjakan seluruh tugas Kementerian Keuangan bagi Indonesia," tegasnya.
Di antara nama yang dilantik, Herman Saheruddin dipercaya menjadi Pejabat Ex-Officio Sekretaris KSSK, didampingi Ayu Sukorini sebagai Pejabat Ex-Officio Direktur Asesmen Pasar Keuangan. Sementara itu, Galih Elham Setiawan resmi memimpin KPU Bea Cukai Tanjung Priok, serta Ani Natalia menjabat Kepala Kanwil DJP Papua, Papua Barat, dan Maluku.
Editor : Aris
Artikel Terkait
