JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perubahan pola konsumsi masyarakat mendorong pelaku industri bakery-patisserie memperluas segmen pasar, dari produk yang identik dengan perayaan menjadi bagian dari kebutuhan dan momen sehari-hari.
Konsumen kini tidak hanya mencari produk bakery untuk ulang tahun, hadiah, atau perayaan tertentu, tetapi juga untuk menemani aktivitas harian. Perubahan tersebut membuat pelaku usaha perlu menyesuaikan produk, konsep gerai, hingga cara berkomunikasi dengan konsumen.
Tren tersebut turut mendorong perubahan strategi salah satu brand bakery-patisserie yang telah beroperasi selama 22 tahun di Indonesia. Rebranding dilakukan untuk memperluas posisi bisnis sekaligus menjangkau konsumen melalui pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian.
CEO Harvest Sylvia Andriani Rizal mengatakan perubahan tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan kualitas produk dan keahlian yang telah dibangun selama lebih dari dua dekade.
“Selama 22 tahun, Harvest telah menjadi bagian dari banyak momen spesial masyarakat Indonesia. Kini kami ingin memperluas peran tersebut agar Harvest dapat hadir dalam lebih banyak momen sederhana setiap hari,” ujar Sylvia, Rabu (23/9/2026).
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
