TANGSEL, iNewsTangsel.id - Pendidikan jenjang menengah kini diarahkan tidak hanya untuk memperkuat kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, dan tujuan hidup siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.
Siswa didorong mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan mandiri melalui pendalaman akademik, riset, kolaborasi, hingga pengalaman mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Pendekatan tersebut diterapkan melalui pembelajaran yang mengintegrasikan pembentukan karakter, penguasaan pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, riset, dan pengembangan potensi siswa. Kerangka BE, KNOW, dan THRIVE menjadi bagian dari pendekatan untuk membantu siswa mengenali identitas, memperkuat pengetahuan, serta berkembang dengan percaya diri dan memiliki tujuan.
Untuk jenjang SMP, ILON Academy merencanakan kurikulum yang memadukan ILON Academic Framework, IB Middle Years Programme (MYP), dan Singapore Mathematics. Pada jenjang pendidikan berikutnya, ILON Academy juga merencanakan penerapan IB Diploma Programme (DP) untuk mendukung kesiapan siswa melanjutkan pendidikan tinggi dan menghadapi dunia yang semakin terhubung. Penerapan tersebut dilakukan sesuai proses pencalonan dan otorisasi IB serta persetujuan regulasi yang berlaku.
Chairman & CEO ILON Education Group sekaligus Founder ILON Secondary, Sudino Lim, mengatakan pendidikan tidak dibangun sekadar untuk menambah jenjang, tetapi untuk mengikuti perkembangan siswa dalam proses menuju kemandirian.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
