Film Hasut Bawa Warna Baru Horor Indonesia Lewat Teror Tak Kasatmata

Hasiholan
Selain menghadirkan misteri, film ini juga mengeksplorasi tema luka batin dan pengaruh suara-suara dari luar yang dapat memengaruhi keyakinan seseorang terhadap dirinya sendiri. Foto istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Film horor Indonesia Hasut menawarkan pendekatan berbeda dengan menjadikan suara sebagai sumber teror utama. Alih-alih mengandalkan penampakan makhluk gaib, film ini mengeksplorasi ketakutan psikologis yang muncul dari suara misterius dan imajinasi penonton.

Disutradarai oleh Ilya Sigma, Hasut mengangkat kisah empat karakter yang diperankan Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova. Keempatnya memasuki hutan dengan membawa luka batin dan trauma masa lalu, sebelum menghadapi suara-suara yang menimbulkan ketidakpastian.

Salah satu elemen yang menjadi pusat ketegangan adalah penggunaan handy talkie (HT). Perangkat komunikasi tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan atmosfer mencekam melalui suara statis, gangguan frekuensi, dan komunikasi yang terputus-putus.

Ilya mengatakan, ketakutan terhadap sesuatu yang tidak terlihat justru dapat memicu imajinasi yang lebih kuat dibandingkan penampakan visual.

“Secara personal, aku lebih takut sama sesuatu hal yang aku bayangkan daripada yang aku lihat secara visual atau tampak,” ujar Ilya, Senin(12/10/2026).

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network