Dibalut humor dan berbagai situasi tak terduga, cerita tersebut menghadirkan kisah pewayangan dengan pendekatan yang ringan. Pementasan ini juga menghadirkan dalang cilik Kitama Arturo.
Sebanyak 12 jurnalis yang terlibat berasal dari sejumlah media, di antaranya CNBC Indonesia, CNN Indonesia TV, Harian Kompas, iNews TV, LKBN Antara, Narasi, Popbela, Popmama, Suara, Urbanstories, dan Validnews.
Renitasari mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya membuka ruang bagi lebih banyak orang untuk mengenal dan mengalami seni budaya Indonesia secara langsung.
“Kami berharap, pengalaman ini dapat menumbuhkan kedekatan dan apresiasi yang lebih besar terhadap seni pertunjukan Tanah Air,” katanya.
Kembalinya Wayang Jurnalis menjadi bagian dari upaya mempertemukan kalangan media dengan seni tradisional melalui pengalaman langsung. Selain memperkenalkan proses kreatif di balik pertunjukan, program ini memberi ruang bagi jurnalis untuk memahami seni pertunjukan dari perspektif pelaku, bukan hanya sebagai pemberita.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
