TANGERANG SELATAN, iNewsTangsel.id - Gaya hidup perkotaan yang semakin sibuk mendorong masyarakat mencari cara berolahraga yang lebih fleksibel. Jam kerja yang beragam, aktivitas sosial, hingga kebutuhan menjaga kebugaran membuat akses fasilitas olahraga di luar jam konvensional semakin relevan.
Salah satu tren yang berkembang adalah pusat kebugaran dengan akses 24 jam, kini hadir kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Fasilitas kebugaran dengan konsep itu hadir di FTL Ultra Transpark Bintaro. Ketersediaan waktu latihan yang fleksibel menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dengan jadwal padat.
"Konsep ini memungkinkan masyarakat menyesuaikan jadwal latihan dengan rutinitas masing-masing, tanpa harus terpaku pada jam operasional tertentu. Karena konsistensi berolahraga tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kebugaran, terlepas dari waktu latihan yang dipilih," kata Head of Marketing, FTL Gym, Alvin Lim, Rabu (21/10/2026).
Dari sisi aktivitas, lanjutnya, pilihan olahraga kini tidak terbatas pada latihan beban dan kardio. Kelas kelompok, seperti Pilates dan spinning, turut menjadi pilihan untuk mendapatkan variasi latihan sekaligus membangun motivasi melalui aktivitas bersama.
"Fasilitas latihan yang beragam juga memungkinkan seseorang menyesuaikan aktivitas fisik dengan tujuan masing-masing, mulai dari meningkatkan kekuatan otot, melatih daya tahan tubuh, hingga memperbaiki fleksibilitas dan keseimbangan," ujarnya.
Menurutnya, selain berolahraga, kebutuhan untuk tetap produktif turut memengaruhi perkembangan fasilitas kebugaran. Konsep work from gym, misalnya, menggabungkan aktivitas latihan dengan ruang untuk bekerja atau menyelesaikan pekerjaan di sela-sela kesibukan.
"Namun, pengaturan waktu tetap diperlukan agar aktivitas bekerja tidak mengurangi durasi latihan maupun waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh," tegas Alvin.
Ia menjelaskan, aspek pemulihan setelah berolahraga juga semakin mendapat perhatian. Apalagi, sejumlah pusat kebugaran menyediakan fasilitas tambahan seperti sauna, ruang uap atau steam, dan kursi pijat untuk menunjang relaksasi setelah latihan.
"Tempat gym ini dikembangkan dengan menggabungkan area latihan dan fasilitas pendukung dalam satu lokasi. Pengembangan tersebut mengacu pada pengalaman pengelolaan lebih dari 70 klub kebugaran yang telah beroperasi," imbuhnya.
Editor : Elva Setyaningrum
Artikel Terkait
