Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pihak JK Laporkan Ruang Konsensus, Musik Ciamis, Mosato TV, dan YouTuber Nusantara ke Bareskrim
Advertisement . Scroll to see content

PMI Pusat Butuh Sosok Pemimpin Baru

Jum'at, 06 Desember 2024 | 21:41 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
PMI Pusat Butuh Sosok Pemimpin Baru
PMI Pusat dinilai butuh sosok pemimpin baru. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Bursa calon ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat semakin panas.

PMI pengurus daerah mengharapkan ada sosok ketua umum PMI yang baru setelah Jusuf Kalla memimpin.

"Kita mendukung Pak Agung. PMI itu perlu perubahan. Jadi perubahan itu perlu di PMI, karena kita sesuai undang-undang 1945, itu kan presidennya cuma dua periode, nggak boleh lebih," kata Pengurus PMI Riau  Haryanto, di Jakarta Jumat 6/12/2024).

Haryanto menjelaskan, perlunya pembatasan tersebut agar tidak timbul permasalahan yang dinilai mempertahankan kekuasaan. Menurutnya, Jusuf Kalla yang saat ini menjabat sebagai ketum PMI Pusat sudah menjabat 3 periode dan akan diajukan untuk periode ke 4, yang membahayakan PMI sendiri.

"Kalau lebih itu akan timbul permasalahan-permasalahan yang seolah-olah mempertahankan. Contoh hari ini Pak JK sudah tahun ke-3, mau diajukan lagi ke-4. Ini nanti akan membahayakan PMI itu sendiri," katanya.

Heryanto mengklaim, lebih dari 100 pengurus PMI daerah menyampaikan komitmen yang sama. Bahkan 50 persen pengurus PMI di Riau mendukung Agung Laksono.

"Kita mencoba merangkul kawan-kawan seluruh Indonesia yang ingin perubahan kita bergabung dalam Komite Donor Darah Indonesia. Lebih dari seratus daerah mendukung Ketua Dewan Pengawas KDDI. Riau di atas 50 persen," ujarnya.

Menurutnya, semangat perubahan yang didengungkan Agung melalui pembentukan unit transfusi darah di seluruh Kabupaten/Kota melalui kerjasama dengan pemerintah

"Nah, dengan perubahan itu, maka kita berharap seluruh kabupaten-kota punya unit trampusi darah. Dan harus bekerjasama dengan pemerintah. Agung punya tekad perubahan. PMI perlu dirubah," tegasnya.

 


 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut