Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Masayu Anastasia Tantang Diri Perankan Dokter Forensik di Film Autopsy
Advertisement . Scroll to see content

Penyerangan Mapolres Tarakan, Perlu Terobosan Substansial atasi Konflik TNI-Polri  

Selasa, 25 Februari 2025 | 17:07 WIB
  • author Thomas Manggala
Penyerangan Mapolres Tarakan, Perlu Terobosan Substansial atasi Konflik TNI-Polri  

Ketua Dewan Nasional SETARA Hendardi: Penyerangan Mapolres Tarakan, Perlu Terobosan Substansial atasi Konflik TNI-Polri  

JAKARTA, iNewsTangsel.id- Ketua Dewan Nasional SETARA Hendardi menilai pengeroyokan oleh TNI terhadap personel Polres Tarakan, Kalimantan Utara, sebagai tindakan premanisme memalukan.

Insiden ini membuat 5 polisi terluka karena dipukuli sekitar 20 anggota TNI terhadap anggota Polri, pada 24 Februari 2025 Pukul 23.00 WITA. 

“Penyerangan ke markas Polres Tarakan oleh 20 anggota TNI itu tindakan keji, premanisme, manifestasi jiwa korsa yang keliru dan memalukan. Apapun motivasi dan latar belakang penyerangan ini, tetap tidak bisa dibenarkan dan harus diproses secara hukum,” kata Hendardi melalui keterangan tertulis yang diterima Selasa (25/2/2025). 

Dia mengungkapkan, apapun motivasi dan latar belakang peristiwa penyerangan dan penganiayaan ini, tetap tidak bisa dibenarkan dan harus diproses secara hukum dalam sistem peradilan pidana umum. Konflik yang mengemuka dan menjadi kekerasan antara TNI dan Polri terus berulang.

Berdasarkan catatan SETARA Institute, konflik antara TNI dan polisi selalu dimulai dari persoalan pribadi. Semisal tersinggung karena sikap salah satu pihak maupun terprovokasi kabar bohong terhadap sebuah peristiwa. Bahkan lebih jauh lagi konflik antar dua instansi ini bisa terjadi karena perebutan kewenangan operasi di daerah tertentu. 

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut