Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Fashion 2026, Sepatu dan Tas Jadi Penunjang Gaya di Berbagai Acara
Advertisement . Scroll to see content

Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Melonjak, Biasanya hanya 700 Warga Kini Tembus 2.500 Orang

Selasa, 29 Maret 2022 | 13:34 WIB
  • author Isty Maulidya
Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Melonjak, Biasanya hanya 700 Warga Kini Tembus 2.500 Orang
(Foto: Dok/Ilustrasi)

KOTA TANGERANG,iNews.id - Vaksinasi booster di Kota Tangerang, Banten peminatnya melonjak tajam seiring menjadi syarat mudik Lebaran 2022. 

Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan menuturkan peningkatan minat masyarakat dirasakan setelah terbit aturan terbaru dari pemerintah yang mewajibkan vaksinasi booster untuk pemudik tanpa harus menjalani tes antigen atau PCR. 

Baca juga: Booster Jadi Syarat Mudik, Menkes Ungkap Alasannya "Biasanya saat akhir pekan kami melayani maksimal 700 warga. Kemarin mencapai 2.500 warga yang divaksinasi," ujar Ade, Selasa (29/3/2022). 

Akibatnya, sentra vaksinasi PMI Kota Tangerang yang seharusnya tutup jam 4 sore, namun akhir pekan lalu jam operasional diperpanjang hingga jam 9 malam lantaran masih banyak warga yang mendaftar. 

"Alhamdulillah terpenuhi semua. Kami kemarin sampai jam 9-an malam melayani vaksinasi itu dari pagi ya," katanya. Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Harmayani mengatakan, peningkatan minat masyarakat terhadap vaksinasi booster terjadi sejak satu pekan  terakhir atau setelah adanya aturan baru mengenai mudik. 

Berdasarkan data media sosial resmi Surveilance, Imunisasi, Krisis dan Kesehatan (SIKK) Dinas Kesehatan Kota Tangerang, peningkatan vaksinasi booster terjadi pada 22 Maret 2022. Sebelumnya, pada 20 Maret 2022 tercatat warga yang menerima vaksinasi booster sebanyak 251.005 warga dan pada 22 Maret 2022 meningkat menjadi 283.639 warga. 

Peningkatan tersebut terus terjadi hingga hari ini. "Secara umum dilihat dari permintaan stok vaksin yang harusnya bisa dipakai seminggu sekarang rata-rata 3 hari sudah habis. Jadi kurang lebih naik 30-40 persen," ujar dr Harmayani.
 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut