Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Industri Kriya Indonesia Masuk Era Teknologi, Ini yang Disiapkan INACRAFT 2026
Advertisement . Scroll to see content

Ekspor Semen Tumbuh di Tengah Lesunya Permintaan Domestik

Senin, 03 November 2025 | 17:13 WIB
  • author Hasiholan
Ekspor Semen Tumbuh di Tengah Lesunya Permintaan Domestik
Industri semen nasional masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari perlambatan proyek infrastruktur, pelemahan daya beli, hingga ketidakpastian global. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Di tengah tekanan industri semen domestik yang masih mengalami kontraksi 2,4 persen sepanjang 2025, PT Cemindo Gemilang Tbk (Cemindo) berhasil mempertahankan kinerja solid. Perseroan mencatat peningkatan laba usaha konsolidasian secara signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Industri semen nasional masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari perlambatan proyek infrastruktur, pelemahan daya beli, hingga ketidakpastian global. Meski begitu, Cemindo mampu menjaga tren pertumbuhan positif melalui penguatan strategi pemasaran, efisiensi distribusi, serta fokus di wilayah utama seperti Jawa dan Sumatera yang menunjukkan permintaan ritel lebih stabil.

Segmen semen kantong tumbuh pesat seiring ekspansi jaringan di wilayah dengan potensi pasar tinggi. Sementara itu, kinerja segmen semen curah tetap kuat berkat kerja sama dengan mitra proyek swasta.

“Pasar ekspor juga memberi kontribusi positif melalui peningkatan volume pengiriman dan kemitraan jangka panjang di berbagai negara,” ujar Wakil Presiden Direktur Cemindo, Vince Erlington Indigo, Minggu (2/11/2025).

Pendapatan konsolidasi Perseroan tercatat stabil dengan kontribusi utama berasal dari bisnis semen domestik. Efektivitas strategi dan penguatan operasional turut mendorong kenaikan laba usaha yang signifikan, sejalan dengan peningkatan volume penjualan dalam negeri yang melampaui tren kontraksi pasar nasional.

Cemindo juga melakukan optimalisasi rantai pasok dan peningkatan efisiensi energi melalui pemanfaatan infrastruktur logistik internal seperti terminal dan pabrik pengemasan. Di sisi lain, anak usaha di Vietnam masih menghadapi tekanan akibat harga jual domestik yang melemah, meski volume penjualan menunjukkan peningkatan.

Menurut Vince, capaian positif hingga kuartal ketiga mencerminkan kemampuan Cemindo untuk beradaptasi dengan dinamika industri dan menjaga daya saing. “Kinerja ini menunjukkan efektivitas strategi dalam mengelola pasar domestik serta memperluas pasar ekspor,” ujarnya.

Dengan dukungan stabilitas ekonomi nasional dan berlanjutnya pembangunan infrastruktur, Cemindo memandang peluang pertumbuhan masih terbuka hingga akhir tahun. Perseroan menargetkan dapat menutup 2025 dengan hasil yang lebih kuat melalui efisiensi berkelanjutan dan ekspansi di wilayah berpotensi tinggi.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut