get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut di Depan Komplek Dosen UI Ciputat, Satu Pengendara Motor Tewas

Tangsel Darurat Sampah, Picu Inisiatif Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas

Kamis, 08 Januari 2026 | 21:49 WIB
header img
Limbah kertas yang diolah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi. Foto Elva

Ciputat, iNewsTangsel.id - Darurat sampah yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong tumbuhnya inisiatif pengelolaan sampah berbasis komunitas. Di tengah keterbatasan daya tampung dan persoalan penanganan limbah, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Cermati Fintech Group mengajak masyarakat mengolah sampah dari sumbernya dan mengubah menjadi bernilai sehingga membuka peluang ekonomi sirkular di lingkungan sekitar. 

“Kami mendukung pengadaan mesin pengolah sampah anorganik di Kertabumi Recycling Center, Tangsel sebagai bagian dari penerapan prinsip ekonomi sirkular. Di mana, limbah tidak hanya dikelola, tetapi juga diberi nilai tambah,” kata CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar, Kamis (8/1/2026). 

Dia menjelaskan, selain penyediaan mesin, pihaknya juga ikut mengelola sampah anorganik dari aktivitas operasional perusahaan, seperti kertas, kain, plastik, dan impraboard.

“Dari inisiatif tersebut, berhasil dikumpulkan sekitar 660 kilogram sampah gabungan yang kemudian diolah oleh warga sekitar yang tergabung dalam Karang Taruna dan PKK menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi,” ungkapnya. 

Dia menerangkan, produk hasil daur ulang tersebut selanjutnya dipasarkan melalui galeri serta media sosial Kertabumi. Seluruh hasil penjualan digunakan kembali untuk mendukung operasional dan kesejahteraan masyarakat, sehingga roda ekonomi sirkular dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami memandang pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan tanggung jawab lingkungan. Pemanfaatan material branding menjadi produk fungsional merupakan pendekatan kreatif untuk mengurangi jejak karbon sekaligus memperpanjang siklus hidup material promosi,” imbuhnya. 

Semenatara itu, Direktur Utama Indodana Fintech, Ronny Wijaya menambahkan, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem teknologi finansial yang berkelanjutan. 

“Karena inovasi digital perlu disertai dampak positif bagi lingkungan agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara harmonis,” katanya. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto menekankan, aspek pemberdayaan masyarakat sebagai elemen penting dalam program tersebut. 

 

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut