get app
inews
Aa Text
Read Next : Sekolah Rusak Akibat Bencana, Pemulihan Pendidikan Jadi Prioritas

Guru Besar IPB Soroti Pentingnya Gizi dalam Pendidikan

Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:58 WIB
header img
Prof. Ahmad menambahkan, pemenuhan gizi harian terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan kognitif dan prestasi akademik. Foto Ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik menyusul anggapan bahwa kebijakan tersebut membebani sektor pendidikan. Sejumlah akademisi menilai pandangan itu keliru karena MBG justru dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi IPB, Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS., mengatakan MBG tidak semestinya diposisikan sebagai beban. Menurutnya, pemenuhan gizi merupakan elemen penting dalam proses pendidikan. “Justru ini bagian dari pendidikan. MBG itu bagian dari pendidikan, juga untuk membangun nasionalisme bagaimana mengentaskan kemiskinan. Memang jangan diadu domba dengan peran guru, dua-duanya harus jalan,” ujar Prof. Ahmad, Jum'at (23/1/2026).

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch, Iskandar Sitorus. Ia mengkritik perdebatan yang mempertentangkan anggaran pendidikan dengan program makan bergizi. “Anak tidak akan bisa belajar dengan perut kosong. Negara wajib melihat nutrisi dan pendidikan sebagai satu kesatuan hak konstitusional yang tidak dapat dipisahkan,” katanya.

Iskandar menegaskan, gizi merupakan fondasi utama pendidikan. Kekurangan nutrisi, menurut berbagai kajian kesehatan dan pendidikan, berdampak langsung pada konsentrasi, daya serap, dan perkembangan kognitif anak. “Kalau pondasinya rapuh, hasil pendidikannya juga akan rapuh,” ujarnya.

Prof. Ahmad menambahkan, pemenuhan gizi harian terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan kognitif dan prestasi akademik. “Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa anak yang mendapatkan asupan gizi seimbang memiliki konsentrasi belajar lebih baik, daya ingat lebih kuat, serta performa akademik yang lebih stabil,” ungkapnya.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut