get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengawasan Diperketat, Pemerintah Tutup Dapur MBG Tak Layak di Sejumlah Daerah

Lindungi Anak Indonesia, Program Keluarga SIGAP Integrasikan Imunisasi dan Gizi

Jum'at, 16 Januari 2026 | 12:28 WIB
header img
Selain imunisasi, perbaikan praktik gizi menjadi capaian penting. Program ini mendorong peningkatan kualitas pemberian makan anak pada 1.000 hari pertama kehidupan. Foto Eka

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perluasan Program Keluarga SIGAP ke Brebes (Jawa Tengah), Sukabumi (Jawa Barat), dan Banjar (Kalimantan Selatan) menunjukkan dampak nyata pada dua fondasi utama kesehatan anak: imunisasi dan gizi. Program kolaboratif ini memperkuat layanan kesehatan primer dengan mengintegrasikan pesan kesehatan ke dalam praktik pengasuhan sehari-hari di tingkat keluarga.

Di sektor imunisasi, SIGAP berkontribusi pada peningkatan rata-rata cakupan imunisasi dasar anak hingga sekitar 15 persen di wilayah scale-up. Kabupaten Banjar mencatat kenaikan paling signifikan, dari 37 persen menjadi 59 persen. Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan perluasan akses, tetapi juga tumbuhnya kepercayaan orang tua terhadap vaksin.

“Dengan mengaitkan imunisasi pada praktik pengasuhan harian seperti gizi dan kebersihan, keluarga menjadi lebih percaya dan konsisten menyelesaikan imunisasi rutin anak,” ujar Augustin Flory, Managing Director of Innovative Partnerships Gavi, the Vaccine Alliance, Kamis (15/1/2026).

Kepercayaan tersebut tercermin dari melonjaknya cakupan dosis lanjutan. Di Brebes, cakupan dosis akhir pneumonia hampir dua kali lipat, sementara booster polio di Banjar mencapai sekitar 80 persen. Lebih dari 80 persen orang tua pengguna WhatsApp Bot SIGAP juga memilih menerima pengingat imunisasi yang dipersonalisasi.

Selain imunisasi, perbaikan praktik gizi menjadi capaian penting. Program ini mendorong peningkatan kualitas pemberian makan anak pada 1.000 hari pertama kehidupan. Praktik inisiasi menyusu dini naik 4,4 persen, sementara proporsi anak yang mencapai Keanekaragaman Pangan Minimum meningkat 6,8 persen. “SIGAP menunjukkan bahwa dukungan gizi paling efektif ketika dilakukan di rumah, setiap hari, dengan alat praktis dan pendampingan tenaga kesehatan,” kata Chris Skeet, CEO The Power of Nutrition.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut