Layanan Asuransi Terintegrasi Ramah Disabilitas Dorong Industri Pariwisata dan Ekonomi Lokal
JAKARTA, iNewsTangsel - Fasilitas layanan asuransi terintegrasi kini resmi hadir di kawasan strategis Denpasar Selatan yang merupakan ikon pariwisata Indonesia. Hal ini untuk mendorong pemerataan akses perlindungan finansial bagi masyarakat dan juga turis. Fasilitas Sequis Center Bali ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi wadah pelatihan bagi tenaga pemasar profesional di wilayah tersebut.
Peresmian gedung baru ini dipimpin langsung oleh President Director & CEO Sequis Life, Ted Margono, bersama jajaran direksi lainnya pada awal tahun 2026. Ted menegaskan bahwa kehadiran fasilitas terintegrasi ini merupakan komitmen nyata perusahaan dalam memperkuat kanal keagenan dan mempermudah akses produk asuransi bagi masyarakat.
Fokus utama pembangunan Sequis Center Bali adalah memberikan layanan yang berorientasi sepenuhnya pada kepuasan nasabah serta mendukung inklusi keuangan di wilayah tersebut. "Fasilitas lengkap telah kami siapkan untuk memastikan nasabah terlayani optimal dan membuka peluang karier bagi masyarakat lokal," ujar Ted Margono dalam keterangan resminya, Senin (9/2/2026).
Mengusung filosofi desain unik bertema "payung sebagai shelter", gedung baru ini melambangkan fungsi asuransi sebagai pelindung dan penaung keluarga. Selain estetika, gedung ini dirancang inklusif dengan fasilitas ramah lansia dan disabilitas, termasuk akses kursi roda dan toilet khusus yang memadai.
Bali dipilih sebagai wilayah prioritas pengembangan karena memiliki fondasi ekonomi yang kuat serta potensi besar di sektor pariwisata dan pemerintahan. Strategi ini diharapkan mampu mendongkrak literasi asuransi di mana tenaga pemasar berperan sebagai edukator utama bagi masyarakat lokal agar memahami pentingnya perlindungan finansial.
Berdasarkan performa keuangan tahun 2025, Sequis Life menunjukkan kinerja yang sangat solid dengan total aset mencapai angka fantastis Rp23,43 triliun. Tingkat solvabilitas perusahaan juga tercatat sebesar 572%, yang menunjukkan kekuatan finansial jauh di atas standar minimum yang ditetapkan oleh regulator.
Kepercayaan publik tetap terjaga seiring dengan komitmen perusahaan yang telah merealisasikan pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,51 triliun sepanjang tahun lalu. Dengan fondasi keuangan yang sehat tersebut, perusahaan optimis kehadiran gedung baru di Bali akan mempercepat penetrasi pasar asuransi jiwa di Indonesia Timur.
Ted Margono menekankan bahwa asuransi bukan sekadar beban biaya, melainkan instrumen penting untuk meraih hari esok yang lebih cerah. Langkah strategis di Bali ini diharapkan menjadi wujud nyata dari upaya melindungi kehidupan seluruh masyarakat Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Editor : Aris