get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Dalami Unsur Pidana Akibat Pencemaran Lingkungan Terkait Kebakaran Gudang Kimia di Tangsel

Pemkot Tangerang Intensif Pantau Air Cisadane Pasca-terdeteksi Dugaan Pencemaran Kimia

Rabu, 11 Februari 2026 | 18:17 WIB
header img
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup tengah melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran Sungai Cisadane pasca-terdeteksinya tercemar. Foto: iNews.id

TANGERANG, iNewsTangsel - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup tengah melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran Sungai Cisadane pasca-terdeteksinya dugaan pencemaran kimia. Langkah cepat ini diambil setelah adanya laporan mengenai penurunan kualitas air baku yang cukup signifikan pada Senin (9/2/2026) malam lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa timnya terus memantau kondisi air setiap jam menggunakan peralatan pemantauan kualitas air yang mutakhir. Proses ini dilakukan secara berkelanjutan guna mendeteksi fluktuasi zat berbahaya yang terkandung di dalam aliran sungai utama tersebut.

"Hingga saat ini, uji laboratorium dilakukan secara berulang untuk memastikan tingkat keamanan air sebagai dasar bagi pemerintah dalam merilis pernyataan resmi," papar Wawan, Rabu (11/2/2026). 

Ia menegaskan bahwa dasar data ilmiah sangat diperlukan sebelum status keamanan Sungai Cisadane dapat diputuskan kembali normal.

Selama proses pengujian berlangsung, seluruh lapisan masyarakat dilarang keras menggunakan air sungai untuk keperluan harian seperti mandi, mencuci, maupun memasak. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko iritasi kulit maupun dampak kesehatan jangka pendek lainnya yang bisa timbul akibat kontak langsung dengan zat kimia.

Selain dilarang menggunakan airnya, warga juga sangat diimbau untuk tidak menangkap atau mengonsumsi ikan yang berasal dari Sungai Cisadane. Ikan-ikan di aliran tersebut berisiko tinggi telah terpapar racun kimia yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius hingga keracunan massal bagi yang memakannya.

"Seluruh aktivitas yang memanfaatkan air Sungai Cisadane agar dihentikan sementara hingga sungai dinyatakan kembali dalam kondisi aman," tegas Wawan untuk keselamatan publik. 

Masyarakat diharapkan dapat mematuhi imbauan sangat krusial ini guna menghindari jatuh korban jiwa selama masa darurat pencemaran berlangsung.
 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut