Usai Lawatan Prabowo ke Inggris, Kampus Top Inggris Jajaki Buka Program di Indonesia
Inilah alasan mengapa BSD City dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan British Council East Asia Education Week tahun ini. Kawasan terpadu ini mencerminkan visi Indonesia dalam menghubungkan pendidikan tinggi dengan industri serta ekosistem inovasi. Bagi mitra internasional, hal ini membuka peluang untuk melampaui model kolaborasi tradisional menuju kemitraan yang lebih terintegrasi, berorientasi pada dampak, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.”
Bambang Wijanarko, Kepala Biro Pengendalian KEK, Sekretariat Jenderal Dewan KEK, menambahkan, “Kami menyambut dan menantikan kehadiran universitas-universitas unggulan Inggris di KEK ETKI Banten (D-HUB SEZ) dan KEK Singhasari sebagai quick wins dalam mewujudkan arahan Presiden untuk penguatan kemitraan Indonesia dengan Universitas Inggris.”
Sedangkan Irawan Harahap, CEO of Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi penguatan ekosistem pendidikan bertaraf global di kawasan tersebut. “Kami menyambut baik kehadiran kunjungan dari British Council bersama lebih dari 25 universitas terkemuka Inggris yang merupakan momentum strategis untuk memperkuat posisi BSD City sebagai pusat pendidikan dan inovasi bertaraf global. Melalui Digital Hub dan KEK ETKI Banten, kami tidak hanya menyediakan infrastruktur fisik, tetapi membangun ekosistem terintegrasi yang didukung oleh kepastian regulasi, skema investasi yang kompetitif, serta konektivitas antara kampus, industri, dan pemerintah. Terlebih, pendidikan merupakan fondasi utama dalam pengembangan kota masa depan, dan melalui kolaborasi internasional ini diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung pertumbuhan institusi pendidikan global, berkolaborasi, serta berkontribusi secara berkelanjutan bagi pengembangan talenta dan riset di Indonesia.” ujar Irawan.
Sebagai informasi, Sinar Mas Land melalui Digital Hub memaparkan visi BSD City sebagai ekosistem inovasi terintegrasi berbasis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menawarkan infrastruktur, kepastian regulasi, dan skema investasi bagi institusi global. Dialog bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Dewan Nasional KEK membuka pembahasan pendirian kampus internasional, program Transnational Education (TNE), dan riset jangka panjang. Sejumlah universitas ternama Inggris—antara lain King’s College London, Durham University, University of Edinburgh, University of Bristol, University of Glasgow, University of Leeds, University of St. Andrews, Newcastle University, University of Liverpool, hingga University of Exeter—ikut menjajaki peluang tersebut.
Editor : Hasiholan Siahaan