Rumah Camat Ciputat Didemo Pedagang Sayur Imbas Penertiban!
CIPUTAT, iNewsTangsel - Kediaman Camat Ciputat, Mamat, mendadak gempar setelah digeruduk para pedagang Pasar Ciputat yang merasa kecewa atas tindakan penertiban lapak jualan mereka. Sebagai bentuk protes keras, para pedagang tersebut menumpuk berbagai jenis sayur mayur tepat di depan pintu masuk rumah sang camat pada Senin (16/2/2026) malam.
Aksi yang berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB ini sontak memancing perhatian warga di Gang Cantik, Kelurahan Sawah, Tangerang Selatan. Pihak kepolisian segera bergerak menuju lokasi setelah mendapatkan laporan mengenai adanya kerumunan massa yang membawa muatan sayuran dalam jumlah besar tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi bahwa anggotanya menemukan tumpukan bahan pangan yang menutupi akses jalan di depan kediaman Camat. "Piket Unit Reskrim dan Kanit Binmas mendatangi TKP dan menemukan tumpukan sayur mayur di depan rumah H Mamat Camat Ciputat," ujar Bambang dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).
Situasi sempat memanas sebelum akhirnya pihak kepolisian berinisiatif melakukan mediasi antara perwakilan pedagang dan pihak keluarga Camat. Langkah persuasif diambil guna mencegah terjadinya tindakan anarkis lebih lanjut serta menjaga stabilitas keamanan di lingkungan tempat tinggal pejabat publik tersebut.
Hasil mediasi menyatakan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan tanpa melalui jalur hukum yang berbelit. "Sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan mengangkut kembali sayur mayur yang ada di depan rumah Camat Ciputat," terang Kompol Bambang.
Camat Mamat kemudian memberikan petunjuk agar sayuran yang telah menumpuk tersebut tidak dibuang sia-sia melainkan dimanfaatkan kembali. Atas dasar instruksi tersebut, petugas kepolisian membantu proses pengangkutan sayur agar lokasi rumah segera bersih dan kondusif seperti sedia kala.
Menariknya, tumpukan sayur hasil aksi demo tersebut tidak dikembalikan ke pasar, melainkan dialihkan untuk kegiatan amal bagi masyarakat yang membutuhkan. Petugas mengangkut seluruh komoditas pangan itu menuju Yayasan Darul Amal di kawasan Pondok Ranji untuk disumbangkan sebagai bahan konsumsi santri.
"Kanit Binmas dan Piket Reskrim membantu mengangkut sayuran tersebut dan mengantar ke Pesantren Yayasan Darul Amal Pondok Ranji," imbuh Bambang.
Editor : Aris