Menkeu Purbaya Optimis Efek Perang Iran Tak Goyahkan APBN Indonesia
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa stabilitas keuangan Indonesia tetap terjaga di tengah memanasnya konflik di Iran. Meskipun tidak menampik adanya dampak yang akan terasa, Purbaya meyakini pemerintah masih memiliki kendali penuh terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Purbaya menjelaskan bahwa transmisi dampak perang ini terutama akan melalui jalur ekspor-impor serta fluktuasi harga minyak dunia. Ia memaparkan bahwa meskipun harga minyak merangkak naik, pemerintah telah melakukan simulasi perhitungan hingga angka 92 USD per barel. Menurutnya, pada level harga tersebut, anggaran negara masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Terkait risiko pembengkakan defisit akibat mahalnya harga barang impor, Menkeu menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan negara.
Pemerintah fokus memastikan pengumpulan pajak dan cukai berjalan maksimal tanpa adanya kebocoran. Langkah ini dianggap krusial untuk menahan tekanan pada defisit sebelum pemerintah mengambil kebijakan lanjutan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.
Menanggapi kekhawatiran soal stok energi yang sebelumnya sempat disinggung Menteri ESDM, Purbaya meluruskan bahwa asumsi ketahanan pasokan 20 hari hanya berlaku jika suplai terhenti total.
Ia optimis Indonesia akan tetap mendapatkan pasokan minyak, meski kemungkinan dengan harga yang lebih tinggi. Purbaya kembali menegaskan bahwa dengan asumsi yang telah diperhitungkan matang, defisit anggaran tetap bisa diatur tanpa kendala signifikan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta