get app
inews
Aa Text
Read Next : Industri RI Siap Kurangi Emisi Karbon Lewat Microgrid Terintegrasi

Diskusi Hari Musik Nasional: Industri Musik Indonesia Dinilai Masih Tertinggal di Pasar Global

Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:41 WIB
header img
Harry Koko Santoso menilai posisi musik Indonesia di pasar internasional masih menghadapi berbagai tantangan. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Sejumlah pelaku industri musik lintas generasi berkumpul dalam forum diskusi bertajuk “Beda Masa Satu Rasa” di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Diskusi yang digelar menjelang Hari Musik Nasional ini membahas dinamika serta tantangan ekosistem musik Indonesia di tengah perubahan era digital.

Acara yang diinisiasi komunitas Cita Svara Indonesia tersebut menghadirkan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha sebagai pembicara utama bersama pengamat musik Harry Koko Santoso. Sejumlah musisi dan pelaku industri kreatif juga turut hadir untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan industri musik nasional.

Dalam paparannya, Giring menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah cara musisi bekerja dan berinteraksi dengan publik. Menurutnya, musisi saat ini tidak hanya dituntut menciptakan karya, tetapi juga memahami aspek bisnis, promosi, hingga pengelolaan identitas sebagai sebuah merek.

“Sekarang musik tidak hanya bicara soal pencipta atau penyanyi. Musisi juga perlu memahami ekosistem industri, mulai dari storytelling karya hingga memanfaatkan media sosial,” ujar Giring.

Ia juga menyoroti meningkatnya popularitas musik berbahasa daerah di berbagai platform digital. Fenomena tersebut dinilai menunjukkan besarnya potensi keberagaman budaya Indonesia untuk menembus pasar global.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut