get app
inews
Aa Text
Read Next : Shalat Adalah Syarat Sah Islam, Masihkah Puasa Diterima Jika Shalat Ditinggalkan?

Ustaz Khalid Basalamah: Jangan Mudah Kritik Kebijakan Pemerintah: Lihat Sisi Positifnya

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:05 WIB
header img
Ustaz Khalid Basalamah, (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Ustaz Khalid Basalamah memberikan pesan edukatif kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Dia mengingatkan agar publik tidak terburu-buru melontarkan hujatan, melainkan harus mengedepankan sikap adil dan objektif dalam menyampaikan kritik.

“Saya termasuk pribadi yang kurang setuju ya kalau ada pendapat yang selalu melihat sisi negatifnya negara. Saya pribadi, saya lebih melihat kita harus adil mempertemukan antara mana sisi negatif, mana sisi positif. Karena tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada sisi negatifnya. Tapi, kita jangan lupa sisi positifnya,” kata Ustaz Khalid dalam sebuah podcast di Youtube, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Ustaz Khalid mengutip kata-kata sahabat sekaligus sepupu Rasulullah, Ali bin Abi Thalib. Ali terkenal dengan keluasan ilmu pengetahuannya, sehingga dijuluki sebagai Pintu Ilmu atau Bab al-Ilmi.

Saat menjadi khalifah, Ali mengatakan pemimpin harus dihormati karena memikul tanggung jawab besar kepada masyarakat.

“Kalau kita kerucutkan kepada hal-hal yang, kayaknya negara kita sudah rumit seakan-akan sudah tidak ada kebaikan, ini juga keliru. Masih banyak sistem yang bagus,” kata Khalid.

Masyarakat Indonesia harus bersyukur karena demokrasi di Indonesia terjaga dengan baik. Umat Islam bebas membangun masjid. Suara azan juga bebas diperdengarkan.

“Ini mahal sekali nih bagi umat Islam. Kenapa mahal? Di Singapura boleh azan tapi (suaranya) nggak boleh keluar dari masjid. Di Australia, nggak ada terdengar azan, sehingga kita harus betul-betul memperhatikan waktu,” jelasnya.

Pemerintah juga mengizinkan lembaga-lembaga sosial untuk ikut mengurusi umat. Seperti, ada lembaga yang mengumpulkan zakat. Masyarakat juga boleh membuka usaha seperti travel haji dan umrah. 

“Semua tokoh agama dimuliakan. Semuanya boleh menyampaikan aspirasi. Kita juga dipertimbangkan oleh negara-negara lain,” ungkap Khalid.

Jika harus dipersentasekan, kata dia, kebaikan negara itu mencapai 90 persen. Sisanya sebanyak 10 persen yang harus menjadi pekerjaan rumah.

“Ini harusnya menjadi PR buat kita semua. Dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki, dengan kepedulian, kita mulai dari doa. Saya sangat yakin kalau seluruh masyarakat Indonesia mendoakan kebaikan buat negara, bisa berubah,” kata Khalid.

Sayangnya, banyak masyarakat yang malah mendoakan untuk keburukan. Sedikit-sedikit jika ada kesalahan, minta pemimpin segera dilengserkan.

“Sedikit pemimpin salah, lengserkan. Apa yang mau dilengserkan ini. Seperti menukar boneka di satu tempat ke tempat yang lain,” jelasnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut