get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada Pohon Lapuk: Trembesi di Kebayoran Baru Tumbang, 3 Pemotor Luka & Halte Hancur

Program Hibah Rp11,2 Miliar, Perkuat Akses Layanan Komunitas Rentan di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:13 WIB
header img
Salah satu penerima hibah yang mengembangkan teknologi penyaring air. (Foto: Elva)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya memperkuat solusi atas berbagai persoalan sosial terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui program hibah yang disalurkan DBS Foundation senilai Rp11,2 miliar kepada lima social enterprise dan bisnis yang berdampak sosial di Indonesia. 

“Tentunya, usaha tersebut dapat memperkuat berbagai layanan dasar masyarakat, mulai dari akses air bersih, layanan kesehatan, hingga penguatan sektor pertanian,” kata Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, Selasa (10/3/2026). 

Dia menjelaskan, secara keseluruhan, program ini menyalurkan dana sebesar SGD4,9 juta kepada 22 social enterprise dan bisnis berdampak sosial di kawasan Asia. Di Indonesia, ada lima yang menerima dukungan hibah dengan menjalankan program di sektor yang berbeda. 

“Berbagai program yang dijalankan oleh organisasi tersebut diproyeksikan dapat menjangkau lebih dari 1,9 juta penerima manfaat di berbagai wilayah,” ujarnya.

Dia menegaskan, program hibah ini mencerminkan perkembangan ekosistem kewirausahaan sosial di Indonesia. Data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat jumlah wirausaha sosial di Indonesia mencapai sekitar 20.000 pada 2023, meningkat dibandingkan sekitar 15.000 pada tahun sebelumnya.

“Melalui dukungan tersebut, berbagai inisiatif sosial diharapkan dapat memperluas jangkauan programnya di sejumlah wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatra, Pulau Jawa hingga kawasan Indonesia Timur,” ucap Mona. 

Mona menambahkan, dukungan terhadap usaha sosial menjadi bagian dari upaya mendorong model bisnis yang mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial di Indonesia. 

“Melalui program hibah tersebut, penerima tidak hanya memperoleh dukungan pendanaan, tetapi juga pendampingan serta akses jejaring yang dapat membantu pengembangan usaha secara berkelanjutan,” imbuhnya. 

Adapun kelima  social enterprise dan bisnis yang berdampak sosial di Indonesia yang mendapat dana hibah: 

  1. Parongpong RAW Lab mengolah limbah jaring ikan menjadi bahan bangunan ramah lingkungan, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan. 
  2. KONEKIN berfokus pada upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas usia produktif.
  3. Nazava Water Filters mengembangkan teknologi penyaring air untuk memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang lebih aman dan terjangkau. 
  4. DoctorTool mengembangkan solusi teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer, khususnya bagi masyarakat yang masih terbatas aksesnya terhadap layanan kesehatan.
  5. SOBI mengembangkan rantai pasok pertanian inklusif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani kecil sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut