Waspada Bahaya Gula Tersembunyi di Susu Formula Anak, Ahli Gizi dan Nutrisi Ungkap Hal Ini
JAKARTA, iNewsTangsel - Industri susu formula di Indonesia kini memasuki babak baru seiring dengan tingginya tuntutan konsumen akan transparansi komposisi nutrisi yang jauh lebih sehat bagi pertumbuhan buah hati. Para orang tua mulai menyadari bahwa konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius bagi metabolisme anak-anak mereka.
Menjawab kegelisahan tersebut, susu formula dengan konsep clean formula yang secara total menghapus penggunaan gula sukrosa, maltodekstrin, hingga sirup jagung menjadi solusi para orang tua. Langkah berani ini diambil guna memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi esensial tanpa harus terpapar bahan tambahan sintetis yang tidak diperlukan tubuh.
Sebagai pengganti karbohidrat buatan, susu formula anak Mirugo memilih laktosa alami dari susu sapi yang memiliki indeks glikemik rendah sehingga jauh lebih aman bagi kesehatan gula darah anak. Strategi ini memungkinkan produk tetap memiliki rasa yang lezat namun dengan standar keamanan nutrisi yang tetap terjaga secara ketat dan profesional.
Beberapa pakar yang terlibat dalam inovasi clean formula adalah pakar nutrisi pediatrik asal Amerika Serikat yang telah memenangkan berbagai penghargaan internasional, Prof Dr Michael F Holick; ahli gizi Indonesia dan konsultan laktasi bersertifikat internasional, Dr Dwi Susilowati, MSc, SpGK, IBCLC; dan peneliti Jepang dengan pengalaman panjang dalam riset DHA, Yukiyoshi.
Menurut Prof Holick, anak yang mendapatkan asupan vitamin D dan DHA dalam jumlah optimal menunjukkan perkembangan otak yang lebih baik secara struktur dan fungsi. Pada 1.000 hari pertama kehidupan menurut dia adalah periode emas bagi pembentukan otak dan sistem saraf anak.
Kekurangan nutrisi penting, seperti DHA dan vitamin D, di fase ini dapat memengaruhi kemampuan belajar dan perkembangan kognitif anak di masa depan.
Sementara itu Dr Dwi Susilowati juga menekankan arti penting pendekatan ilmiah dalam merancang nutrisi anak.
“Sebagai tenaga kesehatan, saya selalu menekankan pentingnya pendekatan berbasis bukti (evidence-based) dalam nutrisi anak. Setiap bahan yang masuk ke tubuh anak harus memiliki fungsi jelas dan terbukti mendukung pertumbuhan,” ujar Dwi dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).
Susu formula standar Jepang ini berkomitmen penuh untuk mendukung pertumbuhan optimal anak Indonesia melalui penyediaan produk yang jujur dan berbasis riset mendalam. Mirugo menegaskan bahwa posisi susu formula seharusnya hanyalah sebagai pendamping nutrisi harian, bukan sebagai pengganti pola makan sehat yang seimbang.
Program edukasi mengenai cara membaca label kemasan pun terus digalakkan agar para orang tua bisa lebih cerdas dalam memilih produk yang tepat di pasaran. Salah satu inovasi yang paling mencolok adalah penggunaan DHA impor asal Jepang yang diproses menggunakan teknologi mikroenkapsulasi canggih yang telah resmi dipatenkan. Inovasi ini menjaga stabilitas kandungan DHA tinggi sebesar 40 mg per sajian tetap terjaga kualitasnya tanpa menimbulkan aroma amis atau rasa pahit.
Berkat dedikasi dalam menghadirkan standar nutrisi bersih, Mirugo sukses menyabet penghargaan bergengsi Top Innovation Choice Award 2026 yang diakui secara internasional. Pengakuan ini mempertegas bahwa inovasi susu tanpa gula tambahan dengan DHA tinggi merupakan kebutuhan mendesak bagi pasar kesehatan anak di era modern.
Editor : Aris