get app
inews
Aa Text
Read Next : Revitalisasi Pabrik Amonia Dorong Efisiensi Energi dan Pasokan Pupuk Nasional

Pemerintah Percepat Hilirisasi Bioetanol, Target E10 Mulai 2026

Kamis, 30 April 2026 | 21:40 WIB
header img
Pemerintah menargetkan implementasi mandatori campuran bioetanol secara bertahap dari E5 hingga E10 pada 2026–2027. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pemerintah mempercepat program hilirisasi bioetanol sebagai bagian dari strategi besar menuju ketahanan energi nasional, dengan fokus pada penguatan rantai pasok dari sektor hulu hingga hilir.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menegaskan bahwa pengembangan bioetanol kini telah memasuki tahap implementasi nyata. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung, mulai dari regulasi mandatori hingga kepastian pasar.

“Bioetanol tidak lagi sekadar wacana, tetapi sudah masuk tahap implementasi. Pemerintah telah menyiapkan kebijakan blending, formula harga, serta kemudahan perizinan untuk mendorong percepatan,” ujar Eniya di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Sinergi lintas sektor juga diperkuat antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kementerian Pertanian, termasuk melibatkan PTPN III (Persero) dalam penyediaan bahan baku seperti jagung, tebu, dan ubi kayu.
Dari sisi pertanian, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan Dyah Susilokarti menyebut hilirisasi bioetanol menjadi salah satu pilar utama pembangunan pertanian ke depan.

“Pengembangan bioetanol tidak hanya mendukung energi, tetapi juga meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” jelas Dyah.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut