Kreativitas Tanpa Batas Warga Tangsel: Ubah Motor Mudik Jadi Media Doa dan Harapan, Begini Isinya
Dege mengatakan, tulisan tersebut sengaja dibuat agar perjalanan mudik terasa lebih seru sekaligus membawa pesan positif. Ia berharap siapa pun yang membaca tulisannya ikut mendoakan keinginannya tersebut.
“Siapa tahu yang baca bilang amin,” katanya.
Tak disangka, tulisan tersebut mendapat berbagai respons positif dari sesama pengguna jalan. Dege mengatakan, selama perjalanannya banyak yang memberikan respons positif, mulai dari isyarat jempol hingga menyapa saat menyalip di jalan.
Selain sebagai hiburan, menurut Dege, tulisan-tulisan unik seperti ini juga bisa membantu mengurangi rasa jenuh selama perjalanan panjang di jalur Pantura. Ia sendiri telah menempuh perjalanan sekitar 18 jam sejak berangkat dari Tangerang.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta