Rawan Begal, Warga Kresek Tangerang Tagih Janji Penerangan Jalan
TANGERANG, iNewsTangsel.id - Harapan warga Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang akan wilayah yang lebih aman pasca-Lebaran belum juga terwujud. Karena hingga saat ini pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah belum juga terealisasi.
Salah satunya, ruas jalan penghubung Desa Talok–Desa Renged menjadi salah satu titik yang dikeluhkan warga, karena rawan kriminalitas dan kecelakaan.
Tokoh masyarakat setempat, Abdul Mukti mengungkapkan bahwa minimnya penerangan membuat aktivitas warga di malam hari terasa tidak aman, terutama bagi pengendara yang melintas. Apalagi, aksi kriminalitas seperti begal sering terjadi di wilayah itu.
“Pelaku selalu memanfaatkan kondisi gelap untuk melancarkan kejahatan. Bahkan, di wilayah itu sudah beberapa kali terjadi pembegalan. Pelaku menggunakan senjata tajam dan merampas kendaraan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Sementara itu, warga setempat, Akmal menambahkan, selain ancaman kriminalitas, kondisi jalan yang rusak dan minim penerangan juga meningkatkan risiko kecelakaan.
“Belum lama ini seorang pengendara dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh di jalan itu,” terangnya.
Menurut dia, meski perbaikan jalan telah dilakukan oleh Dinas Bina Marga, namun langkah tersebut belum cukup tanpa didukung penerangan yang memadai.
“Kami berharap Dinas Perhubungan segera menindaklanjuti pemasangan lampu jalan. Karena perbaikan jalan sudah dilakukan dan kami apresiasi, tapi tanpa lampu, tetap berbahaya. Kami berharap segera ada tindakan nyata,” kata Akmal.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin menyatakan, pihaknya menargetkan pemasangan PJU secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Sesuai instruksi Bupati, seluruh lampu jalan yang rusak akan diganti dan wilayah yang belum memiliki PJU akan segera dipasangi. Targetnya, dilakukan penerangan setelah Lebaran. Kami mengimbau warga untuk bersabar,” tegasnya.
Editor : Elva Setyaningrum