Keamanan Digital Jadi Sorotan di Tengah Lonjakan Transaksi Perbankan Online
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Keamanan digital menjadi perhatian utama seiring meningkatnya penggunaan layanan perbankan berbasis aplikasi dalam beberapa tahun terakhir. Lonjakan transaksi melalui mobile banking memang menghadirkan kemudahan dan efisiensi, namun juga membuka celah terhadap ancaman kejahatan siber seperti phishing, pencurian data pribadi, hingga pembobolan akun.
Di tengah tren digitalisasi yang semakin masif, industri perbankan dituntut tidak hanya menghadirkan layanan yang cepat dan praktis, tetapi juga memastikan sistem keamanan yang kuat dan adaptif. Perlindungan berlapis, mulai dari enkripsi data, autentikasi ganda, hingga pemantauan aktivitas mencurigakan, menjadi standar baru untuk menjaga keamanan transaksi nasabah.
PT Bank Sahabat Sampoerna (BSS) memperbarui aplikasi Sampoerna Mobile Banking (SMB) dengan fokus pada penguatan fitur, keamanan, dan pengalaman pengguna di tengah meningkatnya tren transaksi digital.
Direktur Finance & Business Planning BSS, Henky Suryaputra, mengatakan pembaruan ini tidak hanya menghadirkan tampilan baru, tetapi juga peningkatan sistem untuk mendukung transaksi yang lebih aman dan andal. “Peningkatan sistem keamanan terus kami lakukan untuk memastikan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi secara digital,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Selain aspek keamanan, SMB kini dilengkapi sejumlah fitur baru seperti pembukaan deposito online, template berbagi bukti transaksi, hingga kemudahan pengaturan menu sesuai kebutuhan pengguna.
Editor : Hasiholan Siahaan