get app
inews
Aa Text
Read Next : Ditangkap Polisi di Sepatan Tangerang, Pasutri Ini Ngaku Sudah Gasak Uang Kasir di 16 Minimarket

Gudang Raksasa di Sepatan Tangerang Hangus Jadi Abu, Uang Rp10 Miliar Melayang

Minggu, 26 April 2026 | 15:37 WIB
header img
Ilustrasi kebakaran. [Foto: ist]

TANGERANG, iNewsTangsel - Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan makanan hewan dan perlengkapan rumah tangga di kawasan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Kobaran api yang sangat besar menghanguskan bangunan luas tersebut hingga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai angka Rp10 miliar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Ruslan Nulaziz, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pada Sabtu sore sekitar pukul 15.44 WIB. Tim pemadam harus bekerja ekstra keras karena proses pemadaman baru benar-benar dinyatakan tuntas pada Minggu pagi pukul 07.50 WIB.

Objek utama yang dilalap si jago merah merupakan gudang pengemasan milik PT Lucky yang menyimpan stok makanan kucing serta berbagai paket peralatan dapur. Material yang mudah terbakar di dalam gedung membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan oleh petugas di lapangan.

"Objek yang terbakar gudang packing PT Lucky, makan hewan, kucing, dan packing paket rumah tangga," ungkap Ahmad Ruslan saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (25/4/2026) malam.

Beruntung, meskipun skala kebakaran sangat besar, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam insiden memilukan ini.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memutus perambatan api agar tidak meluas ke pemukiman warga di sekitarnya. Petugas berjibaku melawan asap pekat dan suhu panas ekstrem selama belasan jam demi memastikan seluruh titik api benar-benar padam total.

Namun hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api yang melahap area gudang seluas 6.000 meter persegi tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Luasnya area yang terdampak membuat proses pendinginan membutuhkan waktu yang cukup lama guna mencegah munculnya kembali api tersembunyi di bawah puing.
 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut