get app
inews
Aa Text
Read Next : Libatkan Kampus dan SMK, Indonesia Ukir Prestasi Asia Tenggara Lewat Program Edukasi Aerosol

Industri Penerbangan Global Catat Rekor Pertumbuhan Nilai Brand Tertinggi di Tahun 2026

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:24 WIB
header img
Industri penerbangan global mencatatkan kenaikan nilai brand dengan pertumbuhan tinggi di 2026. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Industri penerbangan global dikejutkan dengan lompatan besar yang berhasil melipatgandakan nilai brand hingga menjadi aviasi dengan pertumbuhan tercepat di dunia pada tahun 2026. Keberhasilan Vietjet ini semakin diperkuat dengan evolusi pusat layanan daratnya menjadi Airport NEO Ground Services Company yang kini merambah pasar internasional.

Mereka baru saja mengukir prestasi penting dengan menangani operasional penerbangan perdana Air India di Bandara Internasional Noi Bai, Hanoi. Perusahaan ini menyediakan layanan ground handling menyeluruh yang mencakup penanganan penumpang hingga kontrol beban dengan standar keselamatan berkelas dunia.

Transformasi dari unit internal menjadi penyedia layanan mandiri ini membuktikan ambisi besar dalam memperkuat kontrol operasional dan ketepatan waktu penerbangan. Fasilitas modern dan tenaga kerja terlatih kini menjadi kunci utama perusahaan dalam mendukung ekspansi jaringan internasional yang semakin masif.

Ke depan, investasi pada infrastruktur dan sumber daya manusia akan terus ditingkatkan untuk melayani lebih banyak maskapai mancanegara di berbagai bandara. Langkah strategis ini menempatkan ekosistem aviasi tersebut dalam posisi yang sangat kompetitif untuk bersaing dengan pemain global lainnya.

Mengutip laporan terbaru dari Brand Finance, nilai brand maskapai ini melonjak drastis sebesar 117% hingga menembus angka USD906 juta di tahun 2026. Lonjakan nilai tersebut didorong oleh kinerja yang sangat kuat di pasar internasional utama, termasuk konektivitas yang semakin erat dengan Indonesia.

Pertumbuhan yang luar biasa ini ditopang oleh tingginya permintaan penumpang dengan rata-rata tingkat keterisian kursi mencapai angka 86%. Selain itu, diversifikasi pendapatan dari layanan tambahan kini memberikan kontribusi signifikan sebesar 41% terhadap total pemasukan perusahaan.

Penggunaan armada pesawat yang muda dan efisien bahan bakar juga menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas operasional di tengah fluktuasi harga energi. Sinergi antara disiplin operasional dan inovasi layanan membuat posisi tawar maskapai ini semakin diperhitungkan oleh para pelaku industri di seluruh dunia.

Bagi pasar Indonesia, penguatan ekosistem aviasi ini memberikan dampak positif bagi peningkatan aksesibilitas wisatawan dari Jakarta dan Bali menuju rute internasional lainnya. Integrasi layanan yang semakin solid menjamin konektivitas regional yang lebih lancar dan terpercaya bagi para pengguna jasa transportasi udara.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut