Sinopsis Silent Dance, Kisah Penari Sunda Bertahan di Tengah Demam K-Pop
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Di tengah dominasi budaya pop global seperti K-Pop dan musik Barat, film Silent Dance hadir membawa sudut pandang berbeda dengan mengangkat perjuangan penari tradisional mempertahankan eksistensinya di kalangan generasi muda.
Disutradarai Tubagus Deddy, film ini terinspirasi dari aktivitas Sanggar Mekar Asih di Bandung yang menjadi titik awal eksplorasi cerita tentang benturan budaya lokal dan modern.
“Selama ini belum banyak film yang mengangkat dunia penari, khususnya penari tradisional,” ujar Deddy saat gala premiere, Sabtu (9/5/2026).
Film ini mengisahkan rivalitas dua penari dari latar berbeda, yakni Meggy yang mewakili budaya K-Pop, dan Laras sebagai penari tradisional Sunda. Konflik keduanya memuncak dalam sebuah kompetisi tari yang sarat intrik hingga sabotase.
Produser Sjamsudin menyebut film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya menghidupkan kembali kecintaan terhadap budaya daerah, khususnya seni tari.
“Pesan utamanya adalah perdamaian dan refleksi diri, bahkan di tengah konflik,” ujarnya.
Editor : Hasiholan Siahaan