Kolaborasi Masjid dan Digitalisasi Dorong Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kemitraan dengan Masjid Istiqlal dan Masjid Raya Bintaro Jaya menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan keuangan syariah langsung ke pusat aktivitas umat.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat inklusi keuangan berbasis nilai-nilai Islam sekaligus menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Seiring itu, penguatan digitalisasi terus dilakukan melalui pengembangan layanan mobile banking yang mampu mengintegrasikan transaksi harian, perencanaan ibadah, hingga investasi syariah dalam satu platform. Inovasi ini menjadi jawaban atas perubahan perilaku nasabah yang kini semakin bergantung pada layanan keuangan berbasis digital.
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menyampaikan bahwa kolaborasi dengan institusi keagamaan dan penguatan digital menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih dekat dan bermakna. “Kami ingin hadir di setiap langkah masyarakat, tidak hanya dalam transaksi, tetapi juga dalam perjalanan hidup untuk mencapai keberkahan,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Senada, Senior Vice President Dana, Jasa dan Komunikasi Pemasaran Mia Rahma Amalia menegaskan bahwa pendekatan ini menitikberatkan pada kehadiran layanan di berbagai aspek kehidupan. “Menjadi sahabat berarti hadir di komunitas, tempat ibadah, hingga dalam genggaman melalui layanan digital,” katanya.
Dengan kombinasi strategi kolaborasi dan digitalisasi, langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan keuangan syariah sekaligus mendorong pertumbuhan inklusi keuangan nasional secara berkelanjutan.
Sebagai informasi dari sisi kinerja, hingga April 2026 total aset BCA Syariah tercatat mencapai Rp19,9 triliun atau tumbuh 18,1% secara tahunan (year-on-year). Capaian ini mencerminkan tren positif industri perbankan syariah yang semakin dipercaya masyarakat serta relevan dengan kebutuhan finansial modern.
Editor: Hasiholan Siahaan