Indonesia Kian Dilirik sebagai Pusat Pameran Dagang Asia Tenggara
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Indonesia semakin dilirik sebagai salah satu pusat penyelenggaraan pameran dagang di kawasan Asia Tenggara. Kondisi tersebut mendorong ekspansi kerja sama perusahaan penyelenggara pameran internasional, Koelnmesse dan AMARA Expo membentuk perusahaan patungan bernama PT. Nine Koeln Indonesia.
"Pembentukan perusahaan tersebut sebagai langkah strategi untuk mendorong pertumbuhan industri pameran dagang sekaligus memperluas konektivitas bisnis Indonesia dengan pasar global," kata Managing Director PT. Nine Koeln Indonesia, Etty Anggraeni, Jumat (15/5/2026).
Dijelaskan, kolaborasi tersebut akan difokuskan pada peningkatan kualitas penyelenggaraan pameran dagang dan penguatan partisipasi internasional di Indonesia.
"Pameran dagang tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tapi juga membuka peluang investasi dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha nasional," tegas Etty.
Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu pasar potensial bagi industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE). Selain didukung pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif stabil di kisaran 5 persen per tahun, sektor MICE juga diperkirakan tumbuh hingga dua digit tahun ini.
"Pertumbuhan tersebut dipengaruhi meningkatnya kebutuhan pelaku industri terhadap ajang pameran sebagai sarana memperluas jaringan bisnis, promosi produk, hingga pencarian pasar ekspor baru," ujarnya.
Sementara itu, Managing Director sekaligus Presiden Regional APAC Koelnmesse, Mathias Kuepper, menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar utama industri pameran internasional.
“Pendirian perusahaan patungan tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia dan memungkinkan kami menghubungkan portofolio global dengan pasar Indonesia yang dinamis,” ungkapnya.
Diakui, sebagai salah satu penyelenggara pameran terbesar dunia, pihaknya memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun dengan jaringan lebih dari 80 pameran dagang global. Dari pameran tersebut, pihaknya mencatat partisipasi sekitar 49 ribu peserta dari 129 negara dan total kunjungan mencapai 2,5 juta pengunjung di berbagai pameran internasionalnya.
"Melalui perusahaan patungan ini, kami menargetkan peningkatan partisipasi internasional dalam berbagai pameran di Indonesia sekaligus membantu perusahaan lokal memperluas akses ekspor dan jejaring bisnis global," ucapnya.
Editor : Elva Setyaningrum