get app
inews
Aa Text
Read Next : Indonesia Kian Dilirik sebagai Pusat Pameran Dagang Asia Tenggara

Atasi Banjir Tangerang Raya, Pemprov Banten Galang Sinergi Strategis dengan DKI Jakarta

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:20 WIB
header img
Gubernur Banten Andra Soni. [Foto: ist]

TANGERANG, iNewsTangsel - Penanggulangan bencana banjir yang kerap melanda kawasan metropolitan Tangerang Raya dinilai tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan parsial dari satu wilayah saja. Pemerintah Provinsi Banten menegaskan urgensi adanya kerja sama konkret interregional yang melibatkan pemangku kebijakan dari DKI Jakarta demi menyelesaikan masalah dari hulu ke hilir.

Langkah taktis ini diambil mengingat karakteristik geografis dan aliran sungai yang saling terhubung erat antara kedua wilayah mitra strategis tersebut. Komitmen bersama ini diharapkan mampu melahirkan solusi permanen yang berdampak langsung pada penurunan titik genangan air saat musim penghujan tiba.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa keterikatan sosial dan ekonomi antara tanah jawara dan ibu kota menuntut adanya visi pembangunan yang selaras serta saling mendukung. 

"Banten dan DKI Jakarta itu sejatinya saling membutuhkan, oleh karena itu kolaborasi ini harus terus kita perkuat," ujar Gubernur Banten, Andra Soni, di Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Dalam pertemuan dinas tersebut, para kepala daerah sepakat merancang infrastruktur pencegah luapan air berupa pembangunan sejumlah tandon air bersama di area perbatasan. Waduk buatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali debit banjir, melainkan juga diproyeksikan sebagai sumber cadangan air bersih bagi pemukiman sekitar.

Selain fokus pada manajemen air baku, pertemuan tersebut juga menelurkan kesepakatan penting terkait modernisasi tata kelola pembuangan sampah di tingkat hilir. Wilayah Tangerang Raya berkomitmen mengadopsi sistem pengolahan mandiri yang mampu mengubah limbah organik menjadi komoditas ekonomi baru yang produktif.

Optimalisasi pemanfaatan aset tanah juga menjadi agenda krusial yang dibahas bersama jajaran bupati dan wali kota yang turut mendampingi. Pemerintah daerah berencana memaksimalkan sisa lahan tidur milik Pemprov DKI yang berada di Kecamatan Legok untuk sektor ketahanan pangan dan kantong air.

Skema pembagian kawasan telah dirancang secara matang agar puluhan hektare lahan tersebut dapat digunakan secara efisien untuk area pertanian serta fasilitas sosial. Koordinasi intensif ini diyakini akan mempercepat realisasi fisik di lapangan sekaligus memangkas birokrasi perizinan aset yang selama ini kerap menjadi kendala.

Melalui integrasi kebijakan makro ini, stabilitas lingkungan di kawasan penyangga ibu kota diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Implementasi proyek patungan ini dipastikan akan dikawal ketat oleh tim teknis dari kedua provinsi agar target bebas banjir dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut